BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro perlu bersiap menghadapi cuaca cerah pada Sabtu, 19 September 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dihimpun dalam laporan harian Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro, suhu udara diperkirakan mencapai 35 derajat Celsius pada siang hari.
Mulai pagi, kondisi cuaca di wilayah Bojonegoro diprakirakan cerah berawan dengan suhu sekitar 29°C.
Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 9,7 km/jam, sedangkan kelembapan udara berada di angka 63 persen.
Memasuki siang, matahari diprediksi semakin terik. Cuaca berubah menjadi cerah dengan suhu mencapai 35°C.
Kecepatan angin juga meningkat hingga sekitar 27 km perjam dari arah timur laut, sementara kelembapan turun menjadi 43 persen.
Kondisi tersebut membuat warga yang beraktivitas di luar ruangan perlu memperhatikan kondisi tubuh dan menjaga kecukupan minum, terutama saat berada di bawah paparan matahari dalam waktu lama.
Pada malam hari, cuaca kembali cerah dengan suhu sekitar 27°C.
Angin masih bertiup dari timur laut dengan kecepatan 12,9 km perjam dan kelembapan mencapai 69 persen.
Sementara saat dini hari, suhu diprakirakan turun menjadi 25°C dengan kondisi tetap cerah.
Kelembapan meningkat hingga 74 persen dan angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 9 km perjam.
Kebakaran Lahan Terjadi
Di tengah kondisi cuaca yang relatif cerah dan panas tersebut, BPBD Bojonegoro juga mencatat adanya kebakaran lahan di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro.
Kejadian ini menjadi perhatian karena kondisi cuaca panas dan tingkat kelembapan yang lebih rendah pada siang hari dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan apabila terdapat sumber api.
Berdasarkan pantauan visual BPBD, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Bojonegoro juga terpantau cerah.
Kondisi serupa terlihat di wilayah Bojonegoro Kota, Bojonegoro Selatan, Bojonegoro Timur, hingga Bojonegoro Barat.
Bengawan Solo Masih Normal
Sementara itu, kondisi debit Sungai Bengawan Solo masih berada dalam kategori normal.
Hasil pemantauan yang bersumber dari Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo mencatat tinggi muka air (TMA) berada pada 6,00 meter.
BPBD Kabupaten Bojonegoro terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca, potensi bencana, serta kondisi sungai sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan kejadian di wilayah Bojonegoro.
Masyarakat juga diimbau tetap memperhatikan informasi cuaca dan lingkungan sekitar, khususnya saat beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi suhu yang cukup tinggi. (er)








