BLITAR — Dugaan praktik perjudian dengan modus sabung ayam menjadi perhatian masyarakat di Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (20/8/2026).
Aktivitas tersebut disebut berlangsung berulang dan diduga disertai taruhan uang.
Informasi yang beredar menyebutkan, kegiatan adu ayam itu berlangsung cukup terbuka.
Sejumlah orang disebut mendatangi lokasi, sementara kendaraan milik pengunjung terlihat berada di sekitar area yang diduga menjadi tempat berlangsungnya aktivitas tersebut.
Kondisi itu memunculkan keresahan sekaligus pertanyaan di tengah masyarakat.
Warga ingin memastikan apakah kegiatan sabung ayam tersebut hanya sebatas hiburan atau benar-benar terdapat unsur perjudian berupa taruhan uang.
Terlebih, lokasi yang disebut berada tidak jauh dari lingkungan permukiman warga.
Karena itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum (APH) melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Dugaan tersebut juga menyeret nama seseorang berinisial Y yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan lokasi.
Namun, sejauh ini belum ada kepastian mengenai peran Y maupun siapa pengelola dan pihak yang terlibat dalam aktivitas tersebut.
Karena itu, informasi tersebut masih membutuhkan verifikasi serta keterangan resmi dari pihak berwenang.
Tidak tepat apabila seseorang langsung dianggap terlibat sebelum adanya pemeriksaan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi masyarakat, persoalan utamanya kini adalah kepastian hukum.
Jika pemeriksaan menemukan adanya taruhan uang dan unsur perjudian, warga berharap aparat segera mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur perjudian, masyarakat juga berharap aparat memberikan penjelasan secara terbuka.
Klarifikasi tersebut dinilai penting agar informasi yang berkembang tidak berubah menjadi keresahan berkepanjangan.
Masyarakat menilai pemeriksaan langsung merupakan langkah paling tepat untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul.
Dengan demikian, bisa diketahui secara jelas aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut serta ada atau tidaknya pelanggaran hukum.
Hingga berita ini ditulis, pihak yang disebut berkaitan dengan lokasi maupun aparat penegak hukum setempat belum memberikan keterangan resmi.
Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi seluruh pihak terkait.
Media ini mengedepankan asas praduga tak bersalah dan akan terus menyajikan informasi berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi. (Er)












