MALANG – Laga Arema FC menghadapi Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2026), mendapat pengamanan berlapis.
Sebanyak 1.111 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal jalannya pertandingan Super League 2026/2027 tersebut.
Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 15.30 WIB, ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, Pemkab Malang, serta instansi terkait ditempatkan di berbagai titik strategis.
Pengamanan tidak hanya berpusat di dalam stadion, petugas juga disebar di akses masuk, kawasan sekitar Kanjuruhan, jalur lalu lintas, hingga sejumlah titik yang menjadi perlintasan penonton.
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengatakan pengerahan personel dalam jumlah besar merupakan bagian dari kesiapan untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman dan tertib.
“Kami menyiapkan 1.111 personel gabungan untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib dan nyaman. Seluruh unsur yang terlibat sudah kami koordinasikan dan masing-masing memahami tugasnya,” kata Rulian, Jumat (18/9/2026).
Menurut Rulian, pola pengamanan juga memperhitungkan aktivitas masyarakat di sekitar stadion.
Jalur kedatangan maupun kepulangan penonton menjadi perhatian petugas agar mobilitas warga tetap berjalan.
“Pengamanan tidak hanya berfokus di dalam stadion. Kami juga memperhatikan jalur kedatangan dan kepulangan penonton serta aktivitas masyarakat di sekitar Kanjuruhan,” ujarnya.
Untuk mencegah potensi gangguan keamanan, personel juga melakukan patroli mobile di sekitar stadion.
Pengaturan lalu lintas disiapkan selama pertandingan berlangsung hingga penonton meninggalkan kawasan Kanjuruhan.
Rulian menekankan agar seluruh anggota mengedepankan pendekatan humanis saat menjalankan tugas.
“Kami mengedepankan pengamanan yang tegas, humanis dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin penonton bisa menikmati pertandingan dengan rasa aman dan nyaman,” tuturnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel tidak diperkenankan membawa senjata api.
Anggota juga menerapkan buddy system, yakni bergerak secara berpasangan untuk saling memantau dan memberikan dukungan selama bertugas.
Polres Malang turut berkoordinasi dengan panitia pelaksana dan steward terkait pemeriksaan penonton sebelum memasuki stadion.
Penjagaan kemudian dilanjutkan sampai pertandingan berakhir dan seluruh penonton meninggalkan area stadion.
Pemantauan tetap dilakukan hingga kondisi pascapertandingan dinyatakan benar-benar kondusif.
“Kami pastikan pengamanan berjalan sampai seluruh rangkaian kegiatan selesai dan situasi tetap aman serta terkendali,” tegas Rulian. (Fur)






