BOJONEGORO – Semangat meningkatkan budaya literasi sejak usia dini digaungkan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Bojonegoro.
Dalam momentum HUT ke-21, Himpaudi mempersembahkan 1.000 karya buku cerita bergambar untuk anak-anak di Kabupaten Bojonegoro.
Peluncuran ribuan buku tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Kamis (17/9/2026) pagi.
Kegiatan mengusung tema “Guru Berkreasi Menumbuhkan Cinta Baca Anak Usia Dini.”
Tak hanya menjadi rangkaian peringatan hari ulang tahun organisasi, kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru PAUD untuk menuangkan kreativitas sekaligus menghadirkan bahan bacaan yang dekat dengan dunia anak.
Menariknya, proses penciptaan karya juga memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi salah satu upaya guru PAUD beradaptasi dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan tujuan utama, yakni mendorong anak-anak gemar membaca.
Acara tersebut dihadiri Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Direktur Taman Baca Publishing Bangun Setya Nugroho selaku dewan juri, Ketua Himpaudi Bojonegoro, serta sekitar 450 guru PAUD yang merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro M. Anwar Mukhtadlo, memberikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang telah mendukung lahirnya karya-karya tersebut.
“Penghargaan Adhi Bhakti 2026 yang berhasil diraih Himpaudi Kabupaten Bojonegoro harus menjadi pemantik agar para pendidik terus menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan anak usia dini,” ungkapnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono mengatakan, lahirnya 1.000 buku tersebut merupakan gambaran nyata dari semangat dan kerja keras para guru serta pihak-pihak yang terlibat.
Dia berharap kompetisi pembuatan buku cerita bergambar ini mampu mendorong guru PAUD untuk semakin kreatif dalam menghadirkan media pembelajaran bagi anak.
“Semangat kita adalah turut menyediakan fasilitas tumbuh kembang anak melalui literasi. Dengan literasi, kita dapat merangsang rasa ingin tahu anak, kecintaan mereka untuk belajar, kemampuan berkomunikasi, serta kebiasaan membaca lingkungan di sekelilingnya,” ujar Cantika.
Cantika mengaku tertarik dengan beragam judul buku yang telah dihasilkan para guru.
Ia berharap buku-buku tersebut nantinya dapat didistribusikan ke sekolah-sekolah PAUD di seluruh wilayah Bojonegoro.
Bahkan, karya tersebut diharapkan tidak hanya
“Saya berharap karya tersebut dimanfaatkan di lingkungan sekolah, namun kalau ada peluang juga untuk diperjualbelikan secara lebih luas sehingga semakin banyak anak yang dapat menikmati bahan bacaan hasil kreativitas guru PAUD Bojonegoro,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang lomba karya buku cerita bergambar.
Juara pertama diraih Eni Purwati dari KB Puspa Nagari, Kecamatan Kapas, melalui karya berjudul Putri dan Batik Samin.
Posisi kedua ditempati Sulfiana Wati dari KB Mawar IV, Kecamatan Gondang, dengan karya Fino dan Sedekah Bumi.
Sedangkan Siti Ni’matul Ummah dari KB An Nafiah, Kecamatan Baureno, meraih juara ketiga melalui buku 3 Kata Ajaib.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan simbolis 1.000 buku cerita bergambar.
Didampingi Bunda PAUD Cantika Wahono, Kepala Dinas Pendidikan menyerahkan buku tersebut kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses bacaan anak sekaligus memperkuat gerakan literasi sejak usia dini di Bojonegoro. (Pro/er)






