Infotaiment

Jumat di Bojonegoro Diprediksi Cerah, Suhu Capai 34 Derajat

aksesadim01
×

Jumat di Bojonegoro Diprediksi Cerah, Suhu Capai 34 Derajat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260918 WA0021

BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro perlu bersiap menghadapi cuaca cukup panas pada Jumat (18/9/2026).

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG yang dipantau BPBD Bojonegoro mulai pukul 07.00 WIB, suhu udara diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius pada siang hari.

Kondisi cuaca pada pagi hari diprediksi cerah berawan dengan suhu sekitar 26°C.

Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 6,5 kilometer per jam, sedangkan tingkat kelembapan berada di angka 72 persen.

Memasuki siang, cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah.

Suhu meningkat hingga 34°C dengan kelembapan turun menjadi 42 persen.

Angin bergerak dari timur laut dengan kecepatan sekitar 9,6 kilometer per jam.

Pada malam hari, kondisi cuaca kembali diprediksi cerah berawan.

Suhu berada di kisaran 28°C dengan kelembapan 65 persen, angin masih bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 11,7 kilometer per jam.

Sementara pada dini hari, langit Bojonegoro diprakirakan berawan.

Suhu turun menjadi sekitar 25°C dengan kelembapan mencapai 79 persen.

Angin bergerak dari tenggara dengan kecepatan 11 kilometer per jam.

Selain prakiraan BMKG, pantauan visual BPBD Bojonegoro menunjukkan kondisi cuaca relatif cerah di sejumlah wilayah.

Di Bojonegoro Kota dan wilayah selatan, cuaca terpantau cerah berawan.

Sementara kawasan Bojonegoro Timur dan Barat terpantau cerah.

Hingga laporan tersebut disusun, tidak terdapat kejadian maupun bencana yang dilaporkan atau terpantau.

Di sisi lain, kondisi Sungai Bengawan Solo juga masih dalam status normal.

Berdasarkan data Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo yang dipantau BPBD Bojonegoro, tinggi muka air (TMA) tercatat 6,00 meter.

Status debit sungai berada pada kategori normal, dengan tren stabil.

BPBD Kabupaten Bojonegoro terus melakukan pemantauan kondisi cuaca, potensi kejadian bencana, serta perkembangan tinggi muka air sungai sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan.

Masyarakat dihimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kondisi lingkungan, terutama saat terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba. (er)