BOJONEGORO – Suasana gotong royong mewarnai Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (11/9/2026).
Prajurit Batalyon TP 885 Belibis Putih Bojonegoro bersama warga bahu-membahu menyiapkan berbagai perlengkapan panggung untuk kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejumlah prajurit terlihat langsung terlibat dalam proses persiapan.
Mulai dari menata perlengkapan, mengangkat material, hingga memindahkan berbagai kebutuhan panggung dilakukan secara bersama-sama dengan warga.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat membuat suasana persiapan semakin semarak. Tidak ada sekat antara aparat dan warga.
Para prajurit membaur dan bekerja bersama untuk memastikan seluruh perlengkapan yang dibutuhkan dapat disiapkan dengan baik.
Kegiatan tersebut turut didampingi Staf Intel Batalyon TP 885 Belibis Putih, Praka Ovan dan Praka Ony.
Keduanya memberikan arahan agar seluruh proses berjalan tertib, aman, serta sesuai dengan kebutuhan kegiatan masyarakat.
Bagi warga Sukowati, keterlibatan prajurit bukan hanya membantu mempercepat pekerjaan.
Kehadiran TNI juga menjadi dorongan positif untuk mempertahankan budaya gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat desa.
Salah seorang warga Sukowati mengungkapkan rasa senangnya atas keterlibatan prajurit Batalyon TP 885 Belibis Putih.
Menurutnya, bantuan tersebut membuat pekerjaan menjadi lebih ringan sekaligus menciptakan suasana kebersamaan yang semakin kuat.
“Kami sangat senang dengan adanya bantuan dari prajurit Batalyon TP 885 Belibis Putih. Mereka datang dan langsung membantu masyarakat. Semangat seperti ini sangat kami apresiasi, karena pekerjaan menjadi lebih ringan dan suasana gotong royong semakin terasa,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Sukowati, Amik Rohadi.
Ia menilai keterlibatan prajurit dalam kegiatan masyarakat merupakan gambaran nyata kedekatan TNI dengan rakyat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat TNI, khususnya Batalyon TP 885 Belibis Putih Bojonegoro, yang tidak pernah lelah membantu masyarakat. Kehadiran mereka sangat berarti bagi warga, terutama dalam kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Menurut Amik, gotong royong tidak sebatas menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara masyarakat dengan TNI.
Dia berharap kebersamaan antara prajurit Batalyon TP 885 Belibis Putih dan warga Desa Sukowati dapat terus dipertahankan.
Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk terus menjaga kepedulian dan budaya saling membantu.
Kegiatan persiapan panggung tersebut pun menjadi gambaran sederhana tentang kemanunggalan TNI dan rakyat.
Di tengah persiapan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, prajurit dan warga menunjukkan bahwa pekerjaan berat dapat terasa lebih ringan ketika dikerjakan bersama.
Semangat gotong royong di Desa Sukowati akhirnya bukan hanya menghasilkan panggung untuk sebuah perayaan.
Lebih dari itu, kebersamaan TNI dan masyarakat menjadi bagian dari semangat merawat persatuan, kepedulian, dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat Bojonegoro. (Er)






