Infotaiment

Pelajar Bojonegoro Makin Aman, 111 APG Siap Layani 152 Sekolah

aksesadim01
3
×

Pelajar Bojonegoro Makin Aman, 111 APG Siap Layani 152 Sekolah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260910 WA0038

BOJONEGORO — Berangkat dan pulang sekolah kini semakin mudah bagi ribuan pelajar di Kabupaten Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memperkuat layanan Angkutan Pelajar Gratis (APG) sebagai bagian dari upaya menciptakan transportasi sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.

Program ini tak hanya membantu mobilitas pelajar setiap hari, tetapi juga menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak usia sekolah.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Bojonegoro, Evie Octavia Marini, mengatakan layanan APG pada 2026 didukung sebanyak 111 armada dan 111 pengemudi.

Armada tersebut melayani 10.442 pelajar dari 152 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Bojonegoro.

Menurut Evie, keberadaan APG memberikan manfaat ganda, selain memberikan akses transportasi yang lebih aman bagi pelajar, program tersebut juga ikut meringankan pengeluaran keluarga.

Orang tua tidak lagi harus mengeluarkan biaya transportasi setiap hari untuk mengantar anak ke sekolah, terutama bagi keluarga yang tinggal cukup jauh dari sekolah.

“Program ini juga efektif menekan penggunaan kendaraan bermotor pribadi oleh pelajar di bawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM),” kata Evie.

Untuk memastikan layanan dapat dirasakan secara merata, Dishub Bojonegoro mengoperasikan APG di sejumlah jalur utama dan rute penghubung antarkecamatan.

Beberapa jalur utama yang dilayani antara lain Bojonegoro–Padangan, Bojonegoro–Temayang, Bojonegoro–Baureno, serta Bojonegoro–Kota.

Sementara itu, jalur antarkecamatan mencakup Kalitidu–Ngasem, Tambakrejo–Padangan, Sumberrejo–Kedungadem, Balen–Sugihwaras, Baureno–Kepohbaru, Purwosari–Tambakrejo, Trucuk–Malo, dan Margomulyo–Ngraho.

Dishub juga membuka kemungkinan penambahan atau pengembangan rute baru. Ekspansi layanan akan disesuaikan dengan kebutuhan pelajar serta permintaan masyarakat di lapangan.

Tak berhenti pada penyediaan armada, Dishub Bojonegoro juga melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan layanan APG tetap berjalan optimal.

Pemantauan dilakukan mulai dari jumlah penumpang yang terlayani, ketepatan waktu operasional, kondisi dan kelaikan kendaraan, hingga kebutuhan terhadap rute-rute baru.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Bojonegoro bisa pergi dan pulang sekolah dengan tenang, aman, nyaman, dan selamat. Angkutan Pelajar Gratis bukan hanya fasilitas transportasi, melainkan investasi daerah untuk mendukung kelancaran pendidikan generasi emas penerus Bojonegoro,” tegas Evie.

Dengan penguatan armada, perluasan jangkauan, serta evaluasi layanan secara berkelanjutan, Pemkab Bojonegoro optimistis APG dapat menjadi bagian penting dalam membangun sistem transportasi publik yang tertib, aman, selamat, dan berkelanjutan.

Bagi ribuan pelajar, APG bukan sekadar kendaraan menuju sekolah.

Program ini menjadi akses penting agar perjalanan menuju pendidikan bisa ditempuh dengan lebih aman sekaligus membantu keluarga menghemat biaya transportasi harian. (er)