BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur jalan dan fasilitas umum.
Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, perhatian besar juga diberikan terhadap dunia pendidikan melalui rehabilitasi gedung SD Negeri Kesongo 1.
Langkah tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan layak bagi generasi muda di pedesaan.
Dengan fasilitas sekolah yang semakin baik, diharapkan kualitas pendidikan sekaligus semangat belajar siswa ikut meningkat.
Proses renovasi sekolah disambut antusias oleh para guru, siswa, orang tua, hingga masyarakat sekitar.
Bangunan yang sebelumnya mengalami berbagai keterbatasan kini mulai berubah menjadi lebih representatif berkat sentuhan Satgas TMMD.
Guru Kelas IV SDN Kesongo 1, Sri Utami, mengaku terharu melihat besarnya perhatian yang diberikan kepada sekolah tempatnya mengajar.
Menurutnya, rencana awal hanya memperbaiki bagian plafon depan, namun setelah dilakukan peninjauan langsung oleh Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, cakupan pekerjaan diperluas hingga meliputi sisi samping dan belakang bangunan.
“Awalnya kami mengira hanya plafon bagian depan yang diperbaiki. Setelah Bapak Dandim datang meninjau, ternyata renovasi diperluas sehingga sekolah kami mendapat perbaikan yang jauh lebih menyeluruh. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI Kodim 0813 Bojonegoro serta Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” ungkap Sri Utami.
Ia optimistis kehadiran ruang belajar yang lebih nyaman akan menjadi penyemangat baru bagi para siswa untuk meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Di lokasi pekerjaan, suasana gotong royong terlihat begitu kuat.
Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja tanpa mengenal lelah menyelesaikan setiap tahapan renovasi, mulai dari pemasangan rangka besi, pembangunan dinding, pekerjaan plester dan acian, hingga pengecatan bangunan sekolah.
Salah seorang anggota Satgas TMMD, Prada Khoirul Reza Saputra, mengapresiasi keterlibatan seluruh elemen masyarakat yang turut membantu kelancaran pekerjaan.
Dukungan pemerintah desa, para guru, wali murid dan warga menjadi motivasi tersendiri bagi personel di lapangan.
“Kami berharap seluruh proses rehabilitasi dapat selesai sesuai target dengan hasil yang maksimal sehingga anak-anak bisa segera menikmati ruang kelas yang lebih aman dan nyaman untuk belajar,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menilai rehabilitasi SDN Kesongo 1 merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan desa.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur.
“TMMD bukan hanya menghadirkan jalan yang lebih baik, tetapi juga membangun sarana pendidikan yang akan dinikmati oleh anak-anak hingga generasi berikutnya. Ini menjadi bentuk kepedulian nyata TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terhadap masa depan pendidikan di Desa Kesongo,” kata Kusnadi.
Melalui program TMMD ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat kembali membuahkan hasil nyata.
Tidak hanya membuka akses transportasi melalui pembangunan jalan desa, TMMD juga menanamkan investasi masa depan lewat penyediaan fasilitas pendidikan yang lebih layak.
Dari ruang kelas yang kini berdiri lebih kokoh, harapan baru pun tumbuh bagi anak-anak Desa Kesongo untuk meraih cita-cita dengan semangat belajar yang semakin tinggi. (er)






