Olahraga

Bupati Setyo Wahono Tegaskan Sikap Pemkab untuk Persibo Bojonegoro

aksesadim01
×

Bupati Setyo Wahono Tegaskan Sikap Pemkab untuk Persibo Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260918 WA0020

BOJONEGORO – Persibo Bojonegoro kembali menjadi perhatian menjelang bergulirnya kompetisi Liga Nusantara pada Oktober 2026.

Kali ini, perwakilan suporter menyambangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait masa depan klub kebanggaan masyarakat Kota Ledre tersebut.

Audiensi yang berlangsung Jumat (18/9/2026) itu menjadi ruang komunikasi antara suporter dengan jajaran Pemkab Bojonegoro.

Sejumlah hal dibahas, mulai dari dukungan terhadap Persibo, sinergi dengan berbagai pihak, hingga kondisi Stadion Letjen H. Soedirman.

Perwakilan suporter berharap dukungan terhadap Persibo semakin kuat menjelang kompetisi.

Mereka juga mendorong agar lebih banyak elemen masyarakat ikut memberikan perhatian, sehingga gairah sepak bola di Bojonegoro kembali tumbuh.

Bukan hanya soal dukungan dari masyarakat, suporter juga berharap Pemkab dapat membuka ruang kolaborasi dengan pihak-pihak yang mempunyai kepedulian terhadap Persibo.

Menurut mereka, sinergi tersebut penting untuk menjaga eksistensi Persibo sebagai klub yang memiliki sejarah panjang sekaligus basis suporter yang kuat di Bojonegoro.

Persoalan Stadion Letjen H. Soedirman turut menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan.

Suporter berharap fasilitas olahraga tersebut mendapat perhatian dan pembenahan sehingga dapat menunjang perkembangan sepak bola di Bojonegoro.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya tetap memberikan perhatian terhadap Persibo.

Namun, dukungan pemerintah harus dijalankan dengan memperhatikan tata kelola, kewenangan, kemampuan anggaran, serta aturan yang berlaku.

“Pemerintah daerah siap support, sepanjang tata kelolanya baik dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Setyo Wahono.

Bupati mengatakan, peluang membangun dukungan untuk Persibo dapat dilakukan melalui komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak.

Pemkab akan melihat bentuk dukungan yang memungkinkan diberikan sesuai kapasitas pemerintah daerah.

“Kalau memang ada yang membutuhkan dukungan dan ada pihak yang memiliki kemampuan untuk membantu, tentu bisa kita carikan solusinya,” jelasnya.

Setyo Wahono juga menilai antusiasme masyarakat terhadap Persibo perlu terus dijaga.

Sepak bola menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, membangun kebersamaan, dan mengembangkan potensi.

Dalam audiensi tersebut, perkembangan Stadion Letjen H. Soedirman juga mendapat perhatian.

Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Bojonegoro sebelumnya telah mengupayakan pengajuan pembangunan stadion kepada pemerintah pusat.

Sementara untuk kondisi saat ini, pemerintah daerah akan melihat berbagai opsi yang dapat dilakukan.

Salah satunya melalui perbaikan fasilitas secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan yang tersedia.

“Kalau untuk membangun secara keseluruhan tentu membutuhkan anggaran yang besar. Tetapi kalau untuk memperbaiki stadion dan fasilitasnya, akan kita lihat apa yang bisa kita lakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan Pemkab memahami tingginya perhatian masyarakat terhadap Persibo.

Aspirasi yang disampaikan suporter, kata dia, menjadi masukan penting untuk menjaga sekaligus mengembangkan gairah sepak bola di Bojonegoro.

Nurul berharap dukungan terhadap Persibo semakin meluas, khususnya di kalangan anak muda.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi klub sekaligus mendorong aktivitas olahraga di daerah.

“Silakan menyampaikan aspirasi dan masukan. Pemerintah terbuka untuk audiensi. Yang penting, kita bersama-sama membangun Persibo agar semakin baik,” terangnya.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah tetap harus ditempatkan dalam koridor aturan dan kemampuan daerah.

Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai aspirasi dari suporter maupun masyarakat dapat dibicarakan bersama untuk menemukan langkah yang sesuai.

Pemkab Bojonegoro pun menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dengan kelompok suporter.

Menjelang kompetisi Liga Nusantara, sinergi antara pemerintah, masyarakat, suporter, dan pihak-pihak terkait diharapkan dapat terus terbangun.

“Prinsipnya kita support. Sepanjang sesuai SOP dan kemampuan, akan kita upayakan,” pungkasnya. (er)