Infotaiment

Dari SD hingga Umum, 24 Grup Drumband Adu Kreativitas di Kedungadem Bojonegoro

aksesadim01
1
×

Dari SD hingga Umum, 24 Grup Drumband Adu Kreativitas di Kedungadem Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260905 WA0022

BOJONEGORO – Suasana Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berubah semarak, pada Sabtu (5/9/2026).

Sebanyak 24 grup drumband tampil dalam Lomba Pawai Drumband untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Peserta berasal dari berbagai jenjang dan kategori, mulai SD/MI, SMP/MTs hingga umum se-Kecamatan Kedungadem.

Mengusung tema “Melangkah Maju, Bersatu Dalam Irama, Untuk Indonesia Maju”, kegiatan tersebut tak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menjadi panggung bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas dan kekompakan.

Pawai dimulai dari Pendopo Gandul Roso Ngaglik, kemudian peserta bergerak menyusuri rute hingga garis akhir di Balai Desa Tumbrasanom.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak titik keberangkatan.

Ribuan warga memadati lokasi start, sepanjang jalur pawai hingga kawasan finish.

Beragam penampilan, kreativitas, serta demonstrasi atraktif dari masing-masing grup membuat suasana perayaan HUT RI semakin meriah.

Ketua Panitia Umum Perlombaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 Kecamatan Kedungadem, Sedana, S.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan kegiatan.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar. Saya ucapkan terima kasih kepada semua panitia dan pihak terkait yang telah berpartisipasi dalam kegiatan lomba pawai drumband,” ujarnya.

Menurut Sedana, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda hiburan tahunan.

Lomba drumband juga diharapkan mampu mendorong semangat belajar sekaligus mengembangkan kreativitas peserta.

“Harapan kami semoga dengan adanya lomba ini bisa meningkatkan semangat belajar dan kreativitas anak-anak. Bapak ibu guru pendamping juga tetap semangat dalam melatih dan mengajar anak didiknya,” tuturnya.

Ia menjelaskan, tema yang dipilih tahun ini memiliki pesan tentang pentingnya kekompakan dan kebersamaan.

Layaknya permainan drumband yang membutuhkan keselarasan irama, kemajuan juga membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat yang mampu berjalan bersama.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Pawai Drumband se-Kecamatan Kedungadem, Muhtarom, S.Hi., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Menurutnya, lomba menjadi ruang bagi peserta untuk menyalurkan bakat seni, membangun kedisiplinan, sekaligus menanamkan semangat nasionalisme.

“Kegiatan lomba pawai drumband ini tidak hanya menjadi hiburan dan memeriahkan suasana perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 saja, akan tetapi lebih menekankan pada wadah untuk menyalurkan bakat seni, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme bagi para peserta didik atau anggota,” jelasnya.

Muhtarom menambahkan, seni drumband juga memiliki nilai edukatif.

Aktivitas tersebut melatih sejumlah kemampuan dasar peserta, termasuk aspek kinestetik, auditori, dan visual.

Dengan perpaduan musik, gerakan, formasi dan kedisiplinan, setiap peserta dituntut mampu menjaga kekompakan dalam satu irama.

Semarak Lomba Pawai Drumband Kecamatan Kedungadem akhirnya bukan hanya menjadi tontonan bagi masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, mengasah kreativitas generasi muda, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dalam suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. (er)