BOJONEGORO – Keberhasilan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kuatnya partisipasi masyarakat.
Karena itu, Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, terus mengintensifkan komunikasi dengan warga untuk mengenalkan sekaligus mengajak mereka terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan di berbagai kesempatan, Serka Lasmidi menyampaikan manfaat, tujuan, serta pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan TMMD yang saat ini berlangsung di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Menurutnya, TMMD merupakan program kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di pedesaan.
“Keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada Satgas TNI, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh warga menjaga semangat gotong royong, ikut berpartisipasi, dan bersama-sama merawat hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Serka Lasmidi, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo mencakup berbagai sasaran fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya pembangunan jalan cor beton, drainase, sumur bor, rehabilitasi ruang kelas sekolah, normalisasi saluran afvoer, hingga renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Beragam penyuluhan, pelatihan, dan edukasi diberikan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan wawasan, keterampilan dan kualitas hidup warga.
Melalui sosialisasi yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat, Babinsa berharap warga semakin memahami bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur.
Lebih dari itu, TMMD menjadi wadah memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Respons masyarakat pun sangat positif. Warga Desa Kesongo tidak hanya menyambut baik kehadiran Satgas TMMD, tetapi juga terlibat langsung membantu berbagai pekerjaan di lapangan.
Kolaborasi tersebut membuat proses pembangunan berjalan lebih cepat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Kesongo.
Dengan sinergi yang terus terbangun antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan warga, TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan desa akan lebih optimal ketika dilaksanakan bersama-sama.
Melalui pendekatan yang humanis dan komunikasi yang intensif, TNI tidak hanya membangun jalan, saluran air, maupun fasilitas umum lainnya, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong sebagai fondasi utama kemajuan desa. (er)






