Infotaiment

Inovasi Baru Dispusip Bojonegoro, Konsultasi Perpustakaan Kini Bisa Lewat WhatsApp

aksesadim01
7433
×

Inovasi Baru Dispusip Bojonegoro, Konsultasi Perpustakaan Kini Bisa Lewat WhatsApp

Sebarkan artikel ini
IMG 20260518 WA0030

BOJONEGORO – Transformasi layanan digital terus dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bojonegoro.

Terbaru, Dispusip Bojonegoro resmi menghadirkan inovasi layanan bertajuk “Tanya Pustakawan” yang memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi perpustakaan hanya melalui WhatsApp.

Layanan ini hadir sebagai solusi praktis bagi masyarakat Bojonegoro yang ingin mencari informasi tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.

Dengan konsep pelayanan cepat dan responsif, pemustaka kini cukup menggunakan ponsel untuk berkonsultasi dengan pustakawan.

Kepala Dispusip Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus, mengatakan inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyesuaikan pelayanan publik dengan perkembangan era digital.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat saat ini menuntut layanan yang serba mudah, cepat dan efisien.

Karena itu, Dispusip mencoba mendekatkan layanan literasi agar bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

“Melalui layanan ‘Tanya Pustakawan’, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung hanya untuk bertanya seputar layanan perpustakaan. Cukup lewat gawai masing-masing, pustakawan kami siap membantu,” ujar Erick Firdaus.

Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan informasi.

Mulai dari konsultasi referensi, pencarian buku, informasi keanggotaan perpustakaan, hingga menyampaikan kritik dan saran terkait pelayanan.

Tak hanya itu, sistem akses layanan juga dibuat sederhana agar mudah digunakan seluruh kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Pemustaka hanya perlu memindai QR Code yang tersedia pada poster resmi layanan.

Setelah itu, pengguna akan langsung terhubung ke layanan WhatsApp pustakawan dan bisa menyampaikan pertanyaan yang dibutuhkan.

Dispusip Bojonegoro mengusung slogan “Mudah, Cepat, dan Responsif” dalam layanan ini.

Harapannya, inovasi digital tersebut mampu meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus mempermudah akses informasi literasi di Kabupaten Bojonegoro.

Selain menghadirkan layanan baru, Dispusip Bojonegoro juga tengah menjalankan agenda Lomba Bertutur yang saat ini masih memasuki tahap pendaftaran hingga 31 Mei 2026. (er)