Daerah

Dicopot Tiba-Tiba, Ini Pengakuan Kepala Pasar Karamasa Gowa

aksesadim01
8835
×

Dicopot Tiba-Tiba, Ini Pengakuan Kepala Pasar Karamasa Gowa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260421 WA0018

GOWA – Keputusan mendadak yang diambil oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa memicu tanda tanya besar.

Kepala Pasar Rakyat Karamasa, Gowa, Muhammad Amir, resmi diberhentikan dari jabatannya sejak 2 Januari 2026 tanpa penjelasan langsung yang jelas.

Pemberhentian tersebut tertuang dalam Surat Perintah Penguasaan Nomor: 800.11.1/316/Perdarsei.

Dalam surat itu, status pengangkatan Muhammad Amir dinyatakan tidak berlaku lagi dan posisinya langsung digantikan oleh H. Sabiri.

Keputusan ini menjadi sorotan karena dinilai dilakukan secara tiba-tiba.

Saat dikonfirmasi pada Selasa (21/4/2026), Muhammad Amir mengaku tidak mengetahui alasan pasti di balik pencopotan dirinya.

“Saya tidak pernah diberi penjelasan kenapa harus berhenti dari jabatan ini,” ujarnya singkat.

Dalam dokumen internal yang beredar, terdapat sejumlah poin yang disebut sebagai dasar evaluasi.

Di antaranya, yang bersangkutan dianggap tidak menghadiri rapat-rapat penting yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian maupun oleh pimpinan daerah.

Selain itu, muncul keluhan dari pedagang terkait dugaan penarikan retribusi yang tidak menggunakan karcis resmi, serta penataan lapak yang dinilai kurang optimal hingga menyebabkan sejumlah los kosong tidak termanfaatkan.

Namun demikian, Muhammad Amir menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan klarifikasi langsung terkait poin-poin tersebut.

Upaya konfirmasi kepada pihak terkait juga belum membuahkan hasil.

Kabid Bina Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gowa, Ma’ruf Alam, disebut sulit ditemui dan belum memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Di sisi lain, keputusan ini turut disayangkan oleh sejumlah pedagang kaki lima di Pasar Karamasa, Gowa.

Mereka menilai pergantian pimpinan dilakukan tanpa sosialisasi yang memadai, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan pelaku usaha.

Hingga kini, polemik pemberhentian Kepala Pasar Karamasa, Gowa, masih menyisakan tanda tanya, sekaligus menunggu kejelasan resmi dari pihak berwenang. (Tim Sembilan)