Daerah

Pagar Proyek Sudah Terpasang, Revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro Resmi Dikerjakan

aksesadim01
5689
×

Pagar Proyek Sudah Terpasang, Revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro Resmi Dikerjakan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260725 WA0036

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi memulai proyek revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro sebagai bagian dari upaya mempercantik wajah pusat kota sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik.

Meski akan mengalami penataan besar-besaran, pepohonan rindang yang selama ini menjadi ikon sekaligus paru-paru kota dipastikan tetap dipertahankan.

Tahapan awal proyek mulai terlihat di lapangan. Area sisi utara Alun-Alun Bojonegoro kini telah dipasangi pagar pembatas sementara sebagai tanda dimulainya pekerjaan konstruksi.

Selain menjadi penanda proyek berjalan, pemasangan pagar juga bertujuan mensterilkan kawasan demi menjaga keamanan pekerja maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro merupakan salah satu Proyek Strategis Kabupaten Tahun 2026 yang tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/101/KEP/412.013/2026 tertanggal 12 Maret 2026. Untuk merealisasikan penataan kawasan tersebut, Pemkab Bojonegoro mengalokasikan anggaran sebesar Rp28 miliar.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi, menegaskan bahwa revitalisasi dilakukan tanpa menghilangkan fungsi ekologis kawasan.

“Pohonnya tetap dipertahankan,” tegas Satito, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, konsep revitalisasi tidak hanya berorientasi pada keindahan visual, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan.

Pepohonan yang telah tumbuh puluhan tahun tetap menjadi bagian penting dari kawasan sebagai ruang terbuka hijau sekaligus peneduh alami bagi masyarakat.

Lebih jauh, penataan Alun-Alun Bojonegoro juga memperhatikan nilai sejarah yang melekat pada kawasan tersebut.

Sejak dahulu, alun-alun menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pemerintahan yang berdampingan dengan Masjid Agung Darussalam serta Pasar Kota Bojonegoro.

Ketiga kawasan tersebut memiliki keterkaitan historis yang kuat sehingga revitalisasi dirancang untuk tetap mempertahankan identitas dan karakter kota, tanpa menghilangkan nilai budaya yang telah menjadi bagian dari perjalanan Bojonegoro.

Dengan konsep tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap wajah baru Alun-Alun Bojonegoro mampu menghadirkan ruang publik yang lebih modern, estetik, ramah anak, nyaman bagi seluruh kalangan, sekaligus menjadi tempat berkumpul yang mendorong tumbuhnya interaksi sosial dan aktivitas masyarakat.

Revitalisasi ini juga diharapkan memperkuat posisi Alun-Alun Bojonegoro sebagai landmark kebanggaan daerah yang tidak hanya menarik dari sisi visual, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, budaya dan kehidupan sosial warga Bojonegoro. (er)