TNI/POLRI

TNI dan Warga Kesongo Makin Akrab, Rahasia Sukses TMMD Bojonegoro Terungkap

aksesadim01
9730
×

TNI dan Warga Kesongo Makin Akrab, Rahasia Sukses TMMD Bojonegoro Terungkap

Sebarkan artikel ini
IMG 20260725 WA0033

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak hanya menghadirkan pembangunan jalan, jembatan, maupun berbagai infrastruktur di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

Di balik aktivitas pembangunan tersebut, tersimpan sisi humanis yang menjadi ruh utama TMMD, yakni membangun kedekatan dan kepercayaan antara prajurit TNI dengan masyarakat.

Suasana hangat itu tampak pada Jumat (24/7/2026) sore di RT 021/RW 004 Dusun Kedungpandan. Seusai menjalankan tugas pembangunan, dua personel Satgas TMMD ke-129, Prada Ridho dan Prada Yustik, memilih beristirahat sambil bercengkerama bersama warga di teras rumah.

Tak ada jarak maupun kesan formal. Percakapan berlangsung santai diselingi canda dan tawa.

Warga menceritakan kehidupan sehari-hari, berbagai harapan hingga persoalan yang mereka hadapi.

Sebaliknya, kedua prajurit juga berbagi pengalaman selama menjalankan tugas sebagai anggota TNI.

Momen sederhana tersebut menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara TNI dan masyarakat.

Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, mengatakan komunikasi sosial merupakan bagian penting dalam setiap pelaksanaan TMMD.

Menurutnya, keberadaan prajurit di tengah masyarakat bukan semata untuk menyelesaikan sasaran fisik, melainkan juga mempererat hubungan kekeluargaan sehingga tercipta sinergi yang kuat selama program berlangsung.

“Melalui komunikasi sosial seperti ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Kami hadir bukan hanya membangun sarana dan prasarana desa, tetapi juga membangun kebersamaan, saling bertukar pengalaman, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan hubungan yang harmonis, pelaksanaan TMMD akan semakin lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan jalan, jembatan, maupun fasilitas lainnya.

Lebih dari itu, keberhasilan sesungguhnya adalah tumbuhnya semangat gotong royong, rasa saling peduli, serta hubungan yang semakin erat antara prajurit dan warga.

Kedekatan yang terbangun melalui komunikasi sederhana di teras rumah warga diharapkan menjadi modal sosial yang terus terjaga setelah seluruh rangkaian TMMD ke-129 berakhir.

Dengan pendekatan yang humanis, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan bahwa membangun desa tidak hanya dilakukan melalui beton dan material bangunan.

Kehadiran prajurit TNI juga menghadirkan rasa aman, kebersamaan, serta meninggalkan jejak persaudaraan yang akan terus dikenang masyarakat Desa Kesongo. (Er)