LAMONGAN – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa.
Personel Koramil 0812/01 Kota Kodim 0812/Lamongan bersama warga bergandengan tangan membangun Jembatan Aramco di Dusun Plandi, Desa Sumberjo, Kecamatan Lamongan, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan Karya Bhakti tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan warga.
Sejak pagi, prajurit TNI, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga tampak bekerja bersama mulai dari pemasangan rangka besi hingga pengecoran jembatan.
Danramil 0812/01 Kota, Kapten Kav Sumaji, memimpin langsung jalannya kegiatan.
Menurutnya, Karya Bhakti bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Aramco ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. Kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujar Kapten Kav Sumaji.
Sebanyak 36 orang terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 12 personel Koramil 0812/01 Kota, empat perangkat desa, 15 warga, serta lima tenaga tukang.
Kolaborasi seluruh elemen itu membuat proses pembangunan berlangsung lancar dengan semangat kebersamaan yang tinggi.
Pembangunan jembatan juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Kepala Desa Sumberjo Suharsono, Kepala Dusun Plandi Zulidinto, Ketua RW Darso, Ketua RT Teguh Alfianto, tokoh masyarakat Hasan, beserta perangkat desa dan warga setempat.
Suasana kebersamaan terlihat begitu kental selama proses pengerjaan. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu tanpa sekat, mencerminkan budaya gotong royong yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat.
Koramil 0812/01 Kota berharap Jembatan Aramco nantinya mampu menjadi akses penting yang memperlancar konektivitas antar wilayah, mempermudah distribusi hasil pertanian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sumberjo.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Karya Bhakti ini menjadi contoh bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghasilkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Lamongan. (fs)






