Infotaiment

Momen Langka, PSHT dan IKSPI Kera Sakti Bersama Sukseskan Hajad Dalem Keraton Surakarta

aksesadim01
8947
×

Momen Langka, PSHT dan IKSPI Kera Sakti Bersama Sukseskan Hajad Dalem Keraton Surakarta

Sebarkan artikel ini
IMG 20260527 WA0074

SURAKARTA – Suasana penuh persaudaraan dan semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan Hajad Dalem Garebeg Besar Tahun DAL 1959 di Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Rabu (27/5/2026).

Ratusan pendekar dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan IKSPI Kera Sakti tampak kompak turut membantu jalannya prosesi adat sakral tersebut.

Sekitar 200 anggota dari dua perguruan pencak silat itu terlibat langsung dalam berbagai rangkaian kegiatan, mulai mengangkat gunungan hingga mengawal gamelan keraton menuju Masjid Agung Keraton Surakarta.

Kebersamaan mereka menjadi perhatian masyarakat yang memadati kawasan keraton sejak pagi hari.

Kehadiran para pendekar tidak hanya membantu kelancaran acara, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan dalam menjaga tradisi budaya Jawa yang diwariskan turun-temurun oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Juru Bicara resmi SISKS Pakubuwono XIV, KPA Singonagoro, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh elemen masyarakat, khususnya warga PSHT dan IKSPI Kera Sakti yang ikut mendukung pelaksanaan Garebeg Besar tahun ini.

Menurutnya, keterlibatan berbagai perguruan pencak silat menunjukkan bahwa Keraton Surakarta terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga budaya dan tradisi leluhur.

“Sinuwun Pakubuwono XIV menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada saudara-saudara dari PSHT dan IKSPI Kera Sakti yang dengan tulus ikut membantu kelancaran Hajad Dalem Garebeg Besar Tahun DAL 1959,” ujar KPA Singonagoro.

Ia menambahkan, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan rumah bersama yang merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan golongan maupun organisasi.

“Sinuwun ingin seluruh perguruan pencak silat bersama-sama menjaga adat, budaya, dan tradisi luhur Keraton agar tetap hidup dan lestari di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Prosesi Garebeg Besar tahun ini berlangsung khidmat namun tetap hangat dengan nuansa kekeluargaan.

Kehadiran warga PSHT dan IKSPI yang berjalan berdampingan menjadi gambaran harmoninya hubungan budaya, persaudaraan, dan nilai persatuan di Kota Surakarta.

Hajad Dalem Garebeg Besar sendiri merupakan tradisi sakral yang rutin digelar setiap momentum Iduladha oleh Pakubuwono XIV sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus syiar tradisi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Gemuruh gamelan, iring-iringan gunungan, hingga kekompakan para pendekar pencak silat menjadikan Garebeg Besar tahun ini terasa semakin semarak dan penuh makna bagi masyarakat Surakarta. (dtw)