Peristiwa

Kecelakaan Maut Lamongan, Dua Motor Bertabrakan Adu Depan

aksesadim01
7840
×

Kecelakaan Maut Lamongan, Dua Motor Bertabrakan Adu Depan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260706 WA0027

LAMONGAN – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua nyawa terjadi di kawasan Jembatan Made, Jalan Mastrip, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Dua pelajar yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan meninggal dunia setelah mengalami luka berat akibat benturan keras.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S-6292-JAM yang dikendarai HRA (16), warga Kecamatan Duduksampean, Kabupaten Gresik, melaju dari arah timur menuju barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, HRA diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya dengan mengambil lajur kanan.

Namun, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melintas sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-3552-EAN yang dikendarai VAF (16), warga Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan adu depan tidak dapat dihindari.

Benturan keras membuat kedua pengendara mengalami luka serius dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua sepeda motor dengan total kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Satlantas Polres Lamongan bersama personel Polsek Lamongan Kota segera mendatangi lokasi.

Polisi melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Menurutnya, pengendara tidak boleh memaksakan diri mendahului kendaraan lain jika kondisi jalan tidak aman atau jarak pandang terbatas.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu disiplin mematuhi aturan lalu lintas, menjaga konsentrasi, serta menghindari manuver yang berisiko. Keselamatan harus menjadi prioritas utama agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi,” tegasnya. (Fs)