TNI/POLRI

Puluhan Santri di Lamongan Diajari Polisi Cara Selamat dari Bencana Air

aksesadim01
8366
×

Puluhan Santri di Lamongan Diajari Polisi Cara Selamat dari Bencana Air

Sebarkan artikel ini
IMG 20260525 WA0020

LAMONGAN – Suasana berbeda terlihat di Markas Satpolairud Polres Lamongan, Senin (25/5/2026).

Puluhan santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Al Manar Sedayulawas tampak antusias mengikuti edukasi tentang tugas kepolisian perairan dan udara hingga praktik dasar penyelamatan saat terjadi bencana.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman.

Sebanyak 70 santri bersama para ustadz, ustadzah, dan guru pendamping mengikuti rangkaian pembelajaran di depan Kantor Satpolairud Polres Lamongan.

Dalam sambutannya, Kapolres Lamongan menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan pondok pesantren dan generasi muda.

Selain memperkenalkan tugas Satpolairud, Kapolres juga memberi motivasi kepada para santri agar terus semangat menuntut ilmu dan mengembangkan kemampuan dasar yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini kami ingin para santri memahami tugas Satpolairud sekaligus memiliki wawasan tentang keselamatan di air dan cara penyelamatan saat terjadi bencana,” ujar AKBP Arif Fazlurrahman.

Para peserta kemudian mendapatkan penjelasan langsung dari Kasat Polairud AKP Guntur bersama anggota mengenai tugas kepolisian perairan dan udara, termasuk fungsi pengamanan wilayah laut serta operasi pencarian dan penyelamatan.

Dalam sesi edukasi, personel Satpolairud memperkenalkan berbagai perlengkapan keselamatan seperti ring buoy, life jacket, hingga alat apung yang biasa digunakan dalam operasi SAR di wilayah perairan.

Tak hanya teori, para santri juga mendapat pembelajaran praktik dasar berenang gaya bebas dan gaya dada sebagai bekal menghadapi kondisi darurat di air.

Momen paling menarik terjadi saat anggota Satpolairud memperlihatkan perahu karet khusus yang digunakan dalam evakuasi korban bencana dan operasi penyelamatan di laut maupun sungai.

Para santri tampak antusias melihat langsung perlengkapan SAR yang biasa digunakan petugas saat menjalankan misi kemanusiaan.

AKP Guntur mengapresiasi kunjungan Pondok Pesantren Al Manar Sedayulawas dan berharap edukasi tersebut dapat menambah wawasan serta kesadaran keselamatan para santri.

Kapolres Lamongan juga berharap masyarakat semakin mengenal keberadaan Mako Satpolairud di kawasan Sedayulawas, Kecamatan Brondong, sebagai pusat pelayanan dan pengamanan wilayah perairan di Lamongan.

Di akhir kegiatan, para santri diimbau untuk tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila menemukan situasi darurat atau kejadian yang membutuhkan pertolongan di air.

Kegiatan edukasi itu sekaligus menjadi langkah membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana, keselamatan di perairan, serta menjaga lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah pesisir Lamongan. (fs)