Infotaiment

Hindari Macet, Ini Titik Parkir dan Jalan Ditutup Saat Pemberangkatan Haji Bojonegoro

aksesadim01
5593
×

Hindari Macet, Ini Titik Parkir dan Jalan Ditutup Saat Pemberangkatan Haji Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260430 WA0012

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2026.

Pengaturan ini akan diberlakukan mulai Jumat dini hari, 1 Mei 2026, dan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu.

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga arus lalu lintas tetap lancar, sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses pemberangkatan jamaah.

Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Welly Fitrama, menjelaskan bahwa hasil koordinasi lintas sektor telah menetapkan lokasi parkir khusus bagi kendaraan pengantar jamaah.

Area tersebut dipusatkan di kawasan Alun-Alun Bojonegoro dan halaman Bakorwil.

Untuk akses masuk, kendaraan pengantar diarahkan melalui simpang tiga Taman Makam Pahlawan guna menghindari penumpukan di titik-titik rawan kemacetan.

“Sejumlah ruas jalan akan kami tutup sementara selama kegiatan berlangsung. Kami mengimbau masyarakat agar menyesuaikan rute perjalanan demi kelancaran bersama,” ujarnya.

Adapun jalan yang akan ditutup sementara meliputi Jalan Trunojoyo Selatan, Jalan P. Mastumapel, Jalan Pahlawan, serta Jalan KH. Hasyim Asy’ari.

Sebagai alternatif, Dishub juga telah menyiapkan sejumlah titik parkir kendaraan pengantar di berbagai ruas jalan, di antaranya Jalan Diponegoro, Jalan AKBP M Soeroko, Jalan Trunojoyo Utara, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Majapahit, Jalan Kartini, dan Jalan Teuku Umar.

Selain pengaturan teknis, masyarakat Bojonegoro juga dihimbau untuk tetap tertib berlalu lintas dan saling menghormati antar pengguna jalan selama kegiatan berlangsung.

“Kelancaran pemberangkatan haji bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Kami berharap semua pihak bisa bekerja sama demi kenyamanan bersama,” tambah Welly.

Dengan persiapan matang ini, Pemkab Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara keseluruhan. (Er)