BOJONEGORO — Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro didorong tidak berhenti pada penguatan struktur, tetapi juga membangun organisasi yang semakin profesional, solid, dan siap menghadapi agenda politik ke depan.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Aan Ainur Rofiq, S.H., saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro di Hotel Dewarna Bojonegoro, Sabtu (12/9/2026).
Dalam forum tersebut, Aan memetakan lima agenda utama yang dinilai penting untuk segera diperkuat.
Kelimanya mencakup konsolidasi organisasi, kaderisasi perempuan, regenerasi kader muda, persiapan saksi, serta pembenahan data kepengurusan.
Aan mengapresiasi langkah Partai Golkar Bojonegoro yang telah menjalankan proses konsolidasi hingga ke tingkat bawah.
Rakerda yang dirangkai dengan pelantikan pengurus di tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan dinilai menjadi bukti bahwa mesin organisasi terus diperkuat.
Menurut Aan, keberadaan struktur yang lengkap hingga tingkat akar rumput menjadi modal penting untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif.
“Ini bagian dari sukses konsolidasi. Golkar Bojonegoro telah melaksanakan Rakerda dan pelantikan pengurus mulai tingkat kecamatan hingga desa,” ujarnya.
Kader Perempuan Tak Boleh Sekadar Pelengkap
Agenda kedua yang mendapat perhatian adalah kaderisasi perempuan.
Aan menekankan bahwa keterwakilan perempuan harus dipersiapkan melalui proses kaderisasi yang serius dan berkelanjutan.
Target keterwakilan 30 persen perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas kader.
Dengan demikian, perempuan tidak hanya hadir untuk memenuhi komposisi organisasi, tetapi benar-benar memiliki kemampuan dan kesiapan untuk mengambil peran strategis di dalam Partai Golkar.
Regenerasi juga menjadi pekerjaan penting yang tidak boleh ditunda.
Aan menyebut DPD Partai Golkar Jawa Timur memberikan perhatian terhadap keterlibatan generasi muda dengan target 40 persen kader muda.
Menurutnya, regenerasi menjadi bagian penting agar organisasi tetap relevan dengan perkembangan zaman dan memiliki sumber daya kader untuk masa depan.
Ia juga menyinggung pernyataan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M. Sarmuji yang menegaskan keterbukaan partai terhadap generasi muda.
“Kita harus menyiapkan kader-kader muda. Regenerasi harus berjalan dan anak muda harus mendapatkan ruang dalam organisasi,” katanya.
Hal lain yang disoroti adalah kesiapan saksi partai, Aan mendorong Badan Saksi Nasional Partai Golkar mulai melakukan penyiapan calon saksi meskipun agenda pemilu masih relatif jauh.
Persiapan tersebut diarahkan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi.
Langkah lebih awal dinilai memberi ruang yang cukup untuk melakukan pendataan, pembinaan, sekaligus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia yang nantinya bertugas sebagai saksi.
Data Pengurus Harus Rapi
Profesionalisme organisasi juga disebut tidak bisa dilepaskan dari tertib administrasi.
Karena itu, Aan meminta jajaran Partai Golkar Bojonegoro melakukan penyempurnaan data kepengurusan, termasuk memastikan dokumen Surat Keputusan (SK) pengurus di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan tersusun secara lengkap dan akurat.
Data yang tertata, menurutnya, akan membuat koordinasi organisasi lebih mudah sekaligus memperjelas struktur kerja di setiap tingkatan.
Lima poin yang disampaikan Aan tersebut menjadi pekerjaan rumah sekaligus pijakan bagi Golkar Bojonegoro untuk memperkuat mesin organisasi.
Bukan hanya struktur yang harus lengkap, tetapi juga kader yang berkualitas, regenerasi yang berjalan, sistem saksi yang siap, serta administrasi yang tertib.
Rakerda pun menjadi momentum untuk menyatukan arah gerak seluruh jajaran Partai Golkar Bojonegoro.
Konsolidasi yang kuat diharapkan mampu membuat organisasi bekerja lebih terukur, profesional, dan responsif terhadap berbagai agenda politik mendatang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Dr. H. Ali Muthi, S.Ag., M.Si., Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro Ahmad Supriyanto beserta jajaran, serta pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Bojonegoro. (er)






