Investigasi

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan di Karanggeneng Lamongan Akhirnya Dikenali

aksesadim01
×

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan di Karanggeneng Lamongan Akhirnya Dikenali

Sebarkan artikel ini
IMG 20260914 WA0005

LAMONGAN — Upaya cepat jajaran Polres Lamongan mengungkap identitas seorang perempuan yang ditemukan di tepi jalan akhirnya membuahkan hasil.

Setelah beberapa jam dilakukan penelusuran, keluarga korban berhasil ditemukan dan datang ke rumah sakit.

Perempuan tersebut sebelumnya ditemukan di tepi Jalan Raya Karanggeneng–Maduran, tepatnya di Desa Bantengputih, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat ditemukan, perempuan tersebut dalam kondisi mengalami luka pada bagian kepala dan kaki.

Selanjutnya, korban dibawa ke RSU Muhammadiyah Babat untuk mendapatkan penanganan sekaligus proses identifikasi.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan langsung bergerak setelah menerima informasi dari pihak rumah sakit.

“Petugas langsung mendatangi RSU Muhammadiyah Babat untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi. Personel juga berkoordinasi dengan Polsek Karanggeneng untuk melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya korban,” jelas Hamzaid.

Proses pengungkapan identitas korban menghadapi kendala, saat ditemukan, perempuan tersebut tidak membawa kartu identitas ataupun dokumen yang bisa digunakan untuk mengetahui data dirinya.

Petugas kemudian mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban.

Barang-barang tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan untuk membantu mengungkap identitasnya.

Polisi juga melakukan berbagai upaya penelusuran, termasuk menyebarkan informasi melalui jaringan komunikasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa di wilayah sekitar.

Kerja cepat tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Minggu malam.

Sekitar pukul 20.00 WIB, keluarga datang ke RSU Muhammadiyah Babat setelah mendapatkan informasi mengenai adanya perempuan yang ditemukan di wilayah Karanggeneng.

Setelah dilakukan pengecekan, keluarga memastikan perempuan tersebut merupakan Suk (65), warga Desa Pangean, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan.

Setelah identitas dipastikan, pihak keluarga kemudian menerima jenazah beserta barang-barang milik korban untuk selanjutnya dimakamkan.

Kasus ini menunjukkan respons kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum.

Dalam situasi seperti ini, polisi juga berupaya memberikan pelayanan kemanusiaan dengan membantu mengungkap identitas korban dan mempertemukannya dengan keluarga.

IPDA M. Hamzaid menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor kepada kepolisian terdekat.

Informasi tersebut dapat membantu petugas melakukan pencarian dan penanganan lebih cepat.

“Kami akan terus memberikan pelayanan dan membantu masyarakat dalam setiap situasi yang membutuhkan kehadiran Polri. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian,” pungkasnya. (fs)