Daerah

Dari Kolam ke Cuan, KOLEGA Jadi Senjata Ekonomi Warga Bojonegoro

aksesadim01
7670
×

Dari Kolam ke Cuan, KOLEGA Jadi Senjata Ekonomi Warga Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260428 WA0016

BOJONEGORO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengangkat ekonomi warga terus diwujudkan lewat program Kolam Lele Keluarga (KOLEGA).

Memasuki tahun 2026, program di Bojonegoro ini kembali dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas dan skema bantuan yang semakin variatif.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, M. Cholilur Rohman, menjelaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan KOLEGA pada 2025 menjadi pijakan kuat untuk pengembangan di tahun ini.

“Program ini terbukti memberi dampak nyata bagi ratusan keluarga penerima manfaat. Karena itu, di 2026 kami lanjutkan dengan target yang lebih besar,” ujarnya.

Pada tahun ini, KOLEGA ditargetkan menjangkau 335 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bantuan yang diberikan juga disesuaikan dengan kondisi lapangan, terbagi dalam dua jenis kolam, yakni kolam buis beton dan kolam terpal bundar.

Saat ini, program masih dalam tahap verifikasi calon penerima berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Proses ini dilakukan secara ketat agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Adapun kriteria penerima meliputi warga yang terdaftar dalam DTKS desil 1 hingga 5, memiliki lahan memadai, berada pada usia produktif, serta memiliki akses air yang cukup untuk budidaya ikan.

Selain itu, calon penerima juga harus memiliki minat dan komitmen untuk melanjutkan usaha budidaya secara mandiri setelah program selesai.

“Harapannya, KOLEGA tidak hanya bantuan sesaat, tetapi mampu mendorong masyarakat mandiri secara ekonomi melalui usaha perikanan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemkab Bojonegoro terus menunjukkan fokus pada pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Selain memperkuat ketahanan pangan, KOLEGA juga diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan pendapatan keluarga, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (Er)