TNI/POLRI

Jembatan Garuda Hadir, Mobilitas Warga Bojonegoro Makin Lancar

aksesadim01
7668
×

Jembatan Garuda Hadir, Mobilitas Warga Bojonegoro Makin Lancar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260426 WA0024

BOJONEGORO – Komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kembali terlihat nyata. Melalui jajaran Babinsa Kodim 0813 Bojonegoro, sebanyak 10 titik Jembatan Perintis Garuda kini tengah dikebut pembangunannya di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Pembangunan tersebut tidak dilakukan sendiri. Personel TNI bersama warga bahu-membahu dalam semangat gotong royong melalui kegiatan karya bakti.

Mulai dari pengangkutan material, perakitan rangka besi, hingga pengecoran pondasi dilakukan bersama di tengah keterbatasan akses dan medan yang menantang.

Sepuluh titik pembangunan jembatan itu tersebar di sejumlah wilayah strategis, di antaranya Dusun Bakalan Desa Kepoh Kecamatan Kepohbaru, Dusun Gumeno Desa Sambongrejo Kecamatan Sumberrejo, Desa Sekaran Kecamatan Kasiman, hingga Dusun Tawaran Desa Napis Kecamatan Tambakrejo.

Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Dusun Genengan Desa Kacangan Kecamatan Malo, Dusun Sekidang Desa Soko Kecamatan Temayang, Desa Meduri dan Dusun Besali Kecamatan Margomulyo, serta Dusun Tretes Desa Pragelan Kecamatan Gondang.

Di lapangan, semangat gotong royong terlihat begitu kuat. TNI dan masyarakat tanpa lelah bekerja bersama meski harus menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu serta akses jalan yang sulit dijangkau.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekedar proyek fisik, melainkan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah.

“Ini bukan hanya soal membangun jembatan, tetapi membuka akses, memperkuat konektivitas, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat akan terus diperkuat demi pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah terpencil yang selama ini minim akses infrastruktur.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro, Surahmat, menyebut tahapan awal pembangunan menjadi fase krusial untuk memastikan kekuatan struktur jembatan.

Menurutnya, proses perakitan rangka besi hingga persiapan pengecoran berjalan sesuai rencana, meskipun harus menghadapi tantangan cuaca seperti hujan yang kerap turun di sore hari.

“Sejauh ini pengerjaan berjalan aman dan kondusif. Jembatan ini diharapkan menjadi solusi permanen atas keterbatasan akses warga,” jelasnya.

Harapan besar juga datang dari warga. Salah satunya Sunardi (47), warga Dusun Tawaran Desa Napis, yang mengaku pembangunan jembatan tersebut sudah lama dinantikan.

Dia mengungkapkan, selama ini akses di wilayahnya sangat terbatas dan berisiko, terutama saat musim banjir yang kerap menghambat aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Jembatan ini akan membuat aktivitas warga lebih lancar dan aman,” ungkapnya.

Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat optimistis mobilitas akan semakin mudah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi wilayah yang sebelumnya terisolasi.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan signifikan bagi kehidupan warga. (Er)