TNI/POLRI

Bulan Suro 2026, PSHT Lamongan Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Daerah

aksesadim01
8664
×

Bulan Suro 2026, PSHT Lamongan Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Daerah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260609 WA0023

LAMONGAN – Jelang datangnya Bulan Suro 2026, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat di Kabupaten Lamongan.

Salah satunya melalui sinergi antara Polres Lamongan dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan yang sah dan berbadan hukum, yang intens melakukan koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Langkah preventif tersebut mendapat apresiasi dari jajaran Polres Lamongan.

Kepolisian menilai komunikasi yang dibangun sejak jauh hari menjadi kunci penting dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama menjelang agenda pengesahan warga baru PSHT yang setiap tahunnya menjadi perhatian berbagai pihak.

Menurut pihak kepolisian, kesiapan organisasi dalam melakukan koordinasi sejak tahap awal menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendukung terciptanya stabilitas keamanan daerah.

Pendekatan kolaboratif antara aparat dan organisasi kemasyarakatan dinilai mampu meminimalkan potensi gesekan serta menjaga situasi tetap terkendali selama Bulan Suro berlangsung.

Ketua PSHT Cabang Lamongan, Supriyono yang akrab disapa Mas Pri, menyampaikan apresiasinya kepada Polres Lamongan atas dukungan dan perhatian yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga keamanan selama seluruh rangkaian kegiatan pengesahan warga baru berlangsung.

Mas Pri juga mengungkapkan bahwa hubungan PSHT dengan perguruan pencak silat lainnya di Lamongan selama ini berjalan harmonis.

Komunikasi yang baik terus terjalin dengan Ikatan Kera Sakti Putra Indonesia (IKSPI) maupun Pagar Nusa sebagai bagian dari upaya menjaga persaudaraan dan ketenteraman masyarakat.

Bahkan, keharmonisan tersebut terlihat dari aktivitas latihan bersama yang selama ini berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Thoriqul Ulum Lamongan.

Kehadiran berbagai perguruan pencak silat dalam satu lingkungan latihan menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dapat berjalan berdampingan dengan perbedaan organisasi.

PSHT Cabang Lamongan juga menegaskan komitmennya untuk selalu mematuhi ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.

Organisasi tersebut memilih fokus pada tanggung jawab menjaga ketertiban serta kelancaran agenda internal yang menjadi kewenangannya.

Sementara itu, Biro Hukum PSHT Cabang Lamongan, Midchol Huda, SH, MH, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap hukum diwujudkan melalui langkah-langkah koordinasi aktif dengan aparat keamanan dan seluruh pihak terkait.

Menurutnya, komunikasi yang dibangun sejak dini merupakan bentuk kesungguhan organisasi dalam menjaga kondusivitas daerah.

Dia berharap agenda pengesahan warga baru yang dilaksanakan secara tertib dan bertanggung jawab dapat memperoleh dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Dengan kerja sama yang baik antara kepolisian, organisasi pencak silat, dan masyarakat, pelaksanaan Bulan Suro 2026 di Kabupaten Lamongan diharapkan berlangsung aman, tertib, damai, serta menjadi contoh positif dalam menjaga persatuan dan kerukunan sosial. (fs)