BOJONEGORO – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Koperasi ke-79 sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bojonegoro.
Puncak kegiatan digelar melalui bakti sosial di Pendopo Kecamatan Tambakrejo, Selasa (15/9/2026), yang dihadiri langsung Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.
Sebelum membuka rangkaian acara, Bupati Wahono menyerahkan bantuan paket sembako kepada kelompok masyarakat rentan, termasuk penyandang disabilitas dari Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari total 1.000 paket sembako yang disalurkan kepada kepala keluarga (KK) dari kalangan masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan di Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengingatkan kembali nilai dasar yang menjadi kekuatan gerakan koperasi, yakni kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan.
“Jiwa koperasi itu adalah kebersamaan, gotong-royong, serta kekeluargaan dan memberikan anggotanya kesejahteraan,” ujar Wahono.
Menurutnya, semangat tersebut tidak hanya penting dalam menjalankan koperasi, tetapi juga dapat menjadi kekuatan untuk membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus dipertahankan sehingga memberikan manfaat yang semakin luas bagi warga Bojonegoro.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bojonegoro, Sriyadi Purnomo, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bojonegoro atas dukungan terhadap seluruh rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79.
Dukungan tersebut telah terlihat sejak kegiatan jalan santai hingga agenda puncak berupa bakti sosial.
Sriyadi menjelaskan, sebanyak 1.000 paket sembako disiapkan untuk membantu keluarga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi dari iuran anggota Gerakan Koperasi Kabupaten Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro, serta Baznas Bojonegoro.
“Semoga apa yang telah kita berikan kepada penerima bisa bermanfaat,” kata Sriyadi.
Bagi gerakan koperasi, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata bahwa semangat koperasi tidak berhenti pada aktivitas ekonomi anggota.
Nilai kebersamaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan bakti sosial turut dihadiri perwakilan Baznas Bojonegoro, jajaran Forkopimcam Tambakrejo, para kepala desa se-Kecamatan Tambakrejo, serta sejumlah tamu undangan.
Melalui kegiatan tersebut, peringatan Hari Koperasi ke-79 di Bojonegoro tidak hanya menjadi momentum organisasi, tetapi juga diisi dengan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat. (er)






