BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak hanya fokus menghadirkan pembangunan infrastruktur di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
Melalui berbagai kegiatan nonfisik, Satgas TMMD juga berupaya membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang digelar di SMPN Satu Atap Kesongo.
Puluhan pelajar mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan antusias, Senin (3/8/2026).
Pelatihan dipimpin langsung oleh Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, bersama personel Satgas TMMD.
Berbagai materi disampaikan untuk membangun karakter pelajar agar siap menjadi generasi penerus yang berintegritas dan memiliki rasa tanggung jawab.
Menurut Letda Inf Ady Yuniarto, pendidikan karakter merupakan investasi penting dalam menyiapkan calon pemimpin bangsa di masa mendatang.
“Melalui kegiatan LDKS ini kami ingin menanamkan semangat pantang menyerah, disiplin, serta jiwa kepemimpinan kepada para siswa. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus memiliki karakter kuat, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar kepemimpinan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), dinamika kelompok, hingga penguatan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.
Seluruh materi dikemas secara interaktif sehingga siswa lebih mudah memahami sekaligus mempraktikkannya.
Kepala SMPN Satu Atap Kesongo, Endang Palupi, M.Pd., mengapresiasi kepedulian Satgas TMMD yang tidak hanya membangun sarana fisik desa, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter peserta didik.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang mampu meningkatkan kedisiplinan, rasa percaya diri, serta kemampuan bekerja sama di kalangan siswa.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian TNI kepada dunia pendidikan. Kegiatan ini memberikan motivasi dan pengalaman baru bagi siswa agar menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ungkapnya.
Program LDKS ini menjadi salah satu bukti bahwa TMMD bukan sekadar menghadirkan pembangunan jalan, rumah, maupun fasilitas umum.
Lebih dari itu, TMMD juga menjadi wadah membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan karakter, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Melalui kolaborasi antara TNI, sekolah, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi muda Bojonegoro yang cerdas, berkarakter, cinta tanah air, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa. (Er)






