LAMONGAN – Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Kabupaten Lamongan berlangsung penuh khidmat dan sarat makna.
Semangat nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air terasa kuat dalam upacara yang digelar Kodim 0812/Lamongan di Lapangan Makodim, Senin (1/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0812/Lamongan, Mayor Cpm Marsidianto, dan diikuti seluruh prajurit TNI serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Kodim 0812/Lamongan.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, upacara ini menjadi momentum untuk kembali menguatkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan, mempererat toleransi, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam amanatnya, Mayor Cpm Marsidianto menekankan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai dasar negara semata.
Lebih dari itu, Pancasila harus menjadi pedoman hidup sekaligus landasan moral bagi seluruh aparat negara dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus tercermin dalam setiap tindakan, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sebagai prajurit dan aparatur negara, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, memperkuat persatuan, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dalam setiap langkah pengabdian,” tegas Mayor Marsidianto.
Sementara itu, pada waktu yang sama, Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menghadiri Upacara Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Lamongan yang berlangsung di halaman Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran Dandim bersama unsur Forkopimda menjadi simbol kuatnya sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat.
Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah merupakan fondasi penting dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah adalah kekuatan utama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun Lamongan yang harmonis, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.
Selain menjadi ajang refleksi terhadap nilai-nilai dasar negara, kegiatan tersebut juga memperkuat tekad seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga warisan luhur para pendiri bangsa.
Melalui semangat Pancasila, seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memperkokoh persatuan, menjaga kerukunan, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang semakin maju, berdaulat, serta bermartabat di tingkat nasional maupun internasional. (fs)






