Infotaiment

Jangan Sepelekan Cuci Tangan, Dokter di Bojonegoro Bongkar Manfaat Besarnya

aksesadim01
6691
×

Jangan Sepelekan Cuci Tangan, Dokter di Bojonegoro Bongkar Manfaat Besarnya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260529 WA0037

BOJONEGORO – Kebiasaan mencuci tangan sering dianggap hal sederhana dan sepele oleh masyarakat.

Namun di balik aktivitas ringan tersebut, tersimpan manfaat besar untuk mencegah penyebaran penyakit dan melindungi kesehatan tubuh.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mengajak masyarakat membiasakan hidup bersih dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Edukasi tersebut disampaikan melalui talkshow kesehatan program SAPA! (Selamat Pagi Bojonegoro) yang disiarkan Radio Malowopati FM, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro bersama Dinas Kesehatan.

Talkshow yang dipandu penyiar Lia Yunita menghadirkan dokter umum RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro, dr. Andri Joshua Barutu, sebagai narasumber.

Dalam kesempatan itu, ia mengangkat tema “Cuci Tangan, Aksi Sederhana, Dampak Luar Biasa”.

dr. Andri menjelaskan bahwa kebiasaan mencuci tangan merupakan bagian dari kampanye kesehatan global yang digagas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penularan infeksi.

“Cuci tangan adalah langkah sederhana, tetapi dampaknya sangat besar dalam mencegah penyebaran penyakit. Kebiasaan ini harus menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari,” jelas dr. Andri.

Ia mengingatkan masyarakat agar mencuci tangan pada waktu-waktu penting, seperti sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah batuk atau bersin, setelah menyentuh hewan, hingga setelah memegang benda di fasilitas umum.

Menurutnya, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir masih menjadi metode paling efektif dibanding hanya memakai hand sanitizer.

Sabun dinilai mampu membersihkan kotoran sekaligus menghancurkan lapisan pelindung virus dan bakteri sehingga lebih mudah hilang dari permukaan tangan.

Selain itu, masyarakat juga diajak memahami enam langkah mencuci tangan yang benar sesuai standar WHO agar proses pembersihan tangan lebih optimal dan mampu menekan risiko penularan penyakit.

Melalui siaran edukatif tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat terus meningkat.

Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dinilai menjadi langkah awal penting dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. (er)