Olahraga

PTM Gempar 19 Dominasi Turnamen Kompikoba Kota Batu, Borong Gelar Juara

aksesadim01
6759
×

PTM Gempar 19 Dominasi Turnamen Kompikoba Kota Batu, Borong Gelar Juara

Sebarkan artikel ini
IMG 20260519 WA0009

KOTA BATU – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa begitu kental di Basecamp Persatuan Tenis Meja (PTM) TNT yang berada di Gedung PDI Perjuangan Kota Batu, Minggu (17/5/2026).

Ratusan pecinta tenis meja berkumpul dalam gelaran Turnamen Kompikoba Triwulanan ke-4 yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 PTM TNT.

Ajang ini tak hanya menjadi arena adu kemampuan di atas meja pertandingan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar komunitas tenis meja di Kota Batu dan sekitarnya.

Sebanyak 102 peserta yang tergabung dalam 51 pasangan ganda tampil antusias mengikuti kompetisi dengan atmosfer santai namun tetap kompetitif.

Ketua Komunitas Pingpong Kota Batu (Kompikoba), Subiyanto, mengatakan bahwa tujuan utama dibentuknya Kompikoba bukan sekedar mencari juara, melainkan menciptakan wadah kebersamaan bagi seluruh PTM di Kota Batu.

Menurutnya, melalui kegiatan rutin triwulanan ini, para anggota komunitas dapat terus menjaga komunikasi, memperluas relasi, hingga saling berbagi pengalaman dalam olahraga tenis meja.

“Intinya bagaimana semua PTM di Batu bisa terus guyub. Kita ingin komunitas ini jadi tempat berkumpul, bersilaturahmi, dan saling sharing antar anggota,” ujar Subiyanto.

Ia juga menjelaskan sistem pengelolaan dana turnamen yang selama ini diterapkan secara terbuka dan transparan.

Dana yang terkumpul berasal dari iuran peserta, di mana 25 persen digunakan untuk kebutuhan operasional kegiatan, sedangkan 75 persen lainnya dikembalikan kepada peserta dalam bentuk uang apresiasi bagi para pemenang.

Subiyanto menegaskan bahwa nominal yang diterima juara bukanlah hadiah murni dari panitia, melainkan bentuk penghargaan dari anggota untuk anggota.

“Jadi sebenarnya bukan hadiah. Dana itu berasal dari iuran peserta sendiri, lalu dikembalikan lagi sebagai bentuk apresiasi untuk para juara,” tambahnya.

Kemeriahan acara semakin terasa karena turnamen kali ini bertepatan dengan perayaan HUT ke-5 PTM TNT.

Momen syukuran berlangsung hangat saat Ketua PTM TNT, Roni, melakukan prosesi pemotongan tumpeng yang kemudian dilanjutkan makan bersama seluruh peserta.

Nuansa kekeluargaan semakin hidup ketika seluruh peserta melakukan foto bersama sambil meneriakkan yel-yel khas komunitas mereka, “Kompikoba: Guyub Rukun, Sehat Bersama”.

Meski mengedepankan kebersamaan, persaingan di arena pertandingan tetap berlangsung sengit dan sportif.

PTM Gempar 19 tampil sebagai klub paling dominan dalam turnamen kali ini.

Pasangan Bayu-Yono sukses keluar sebagai Juara 1 dan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp300 ribu.

Sementara posisi runner up diraih pasangan Gembong-Aditya yang juga berasal dari PTM Gempar 19 dengan apresiasi Rp250 ribu.

Untuk posisi Juara 3 Bersama ditempati pasangan Nanang-Johan dari PTM Adys Feed serta pasangan Kasbu-Mono dari PTM Wibha.

Keduanya masing-masing menerima uang pembinaan Rp200 ribu.

Tak hanya para semifinalis, panitia juga memberikan apresiasi kepada pasangan yang berhasil menembus babak delapan besar dengan nominal uang pembinaan sebesar Rp100 ribu untuk setiap pasangan.

Melalui turnamen rutin ini, Kompikoba kembali menunjukkan bahwa olahraga tenis meja bukan hanya tentang perebutan kemenangan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menjaga kesehatan dan membangun kerukunan antar masyarakat di Kota Batu. (Fur)