TNI/POLRI

Produk Tradisional Kesongo Curi Perhatian Dansatgas TMMD 129 Bojonegoro

aksesadim01
8600
×

Produk Tradisional Kesongo Curi Perhatian Dansatgas TMMD 129 Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260723 WA0041

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Hal itu terlihat saat Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengunjungi salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yakni UMKM Gethuk milik Ibu Sholikah.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata TNI terhadap pelaku usaha lokal yang berperan dalam menggerakkan roda perekonomian desa sekaligus melestarikan kuliner tradisional khas daerah.

Di lokasi usaha, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menyaksikan langsung proses pembuatan gethuk yang masih mempertahankan cara tradisional.

Mulai dari pemilihan singkong berkualitas, proses pengolahan, hingga penyajian dilakukan dengan teliti agar cita rasa khas tetap terjaga.

Selain melihat proses produksi, Dansatgas juga berdialog dengan Ibu Sholikah mengenai perjalanan usahanya, strategi pemasaran, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan produk di tengah persaingan usaha.

Menurut Letkol Dedy, UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

Karena itu, pelaku usaha perlu terus didorong agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta memperluas jaringan pemasaran sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi.

“UMKM merupakan salah satu pilar penggerak ekonomi masyarakat. Produk tradisional seperti gethuk memiliki potensi besar untuk berkembang apabila kualitasnya terus dijaga, dikemas dengan baik, dan dipasarkan lebih luas. Kami berharap usaha Ibu Sholikah semakin maju dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Ia juga menilai, keberadaan UMKM Gethuk Ibu Sholikah tidak hanya memberikan nilai ekonomi bagi keluarga, tetapi turut menjaga warisan kuliner tradisional agar tetap dikenal oleh generasi muda.

Sementara itu, Ibu Sholikah mengaku merasa bangga atas kunjungan Dansatgas TMMD beserta rombongan ke tempat usahanya.

Menurutnya, perhatian yang diberikan menjadi suntikan semangat untuk terus mempertahankan kualitas produk sekaligus mengembangkan usaha agar semakin dikenal masyarakat.

“Terima kasih atas kunjungan bapak-bapak TNI. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas gethuk dan mengembangkan usaha agar semakin maju,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto turut membeli sejumlah gethuk hasil produksi UMKM tersebut.

Langkah sederhana itu menjadi simbol apresiasi terhadap kerja keras pelaku usaha sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk-produk buatan daerah.

Kunjungan ke UMKM Gethuk menjadi bagian dari rangkaian kegiatan TMMD ke-129 di Desa Kesongo yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan warga, program TMMD diharapkan mampu melahirkan desa yang tidak hanya memiliki infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga ekonomi yang tumbuh kuat, mandiri dan berkelanjutan. (er)