BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan progres di berbagai sasaran fisik.
Salah satunya adalah pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) milik Samijan, warga Dusun Krebet RT 013 RW 007, yang kini memasuki tahapan awal pengerjaan.
Personel Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat mulai melakukan pengecoran pondasi sebagai dasar utama pembangunan rumah.
Tahapan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bangunan memiliki konstruksi yang kuat, kokoh dan aman sebelum dilanjutkan ke proses pembangunan dinding serta bagian rumah lainnya.
Sejak pagi, suasana gotong royong terlihat begitu hidup di lokasi pekerjaan. Prajurit TNI dan warga saling bahu-membahu mengangkut material, mencampur adonan semen, hingga menuangkan beton ke dalam pondasi.
Kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran nyata semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa.
Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Adi Yuniarto, menjelaskan bahwa program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.
Menurutnya, pondasi merupakan bagian paling penting dalam pembangunan rumah karena menjadi penyangga utama seluruh konstruksi bangunan.
“Pengecoran pondasi menjadi tahapan awal yang sangat menentukan kualitas bangunan. Kami berharap seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga rumah Bapak Samijan segera selesai dan dapat ditempati dengan aman serta nyaman bersama keluarga,” ujar Letda Inf Adi Yuniarto.
Ia menambahkan, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, jembatan dan drainase, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pembangunan rumah layak huni.
Lebih dari itu, proses pembangunan juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara TNI dan warga.
Semangat gotong royong yang terus terjaga dinilai menjadi modal utama dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik TMMD.
“Kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menyukseskan setiap program pembangunan. Kebersamaan inilah yang menjadi nilai utama TMMD,” tambahnya.
Program peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Desa Kesongo diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan rumah yang lebih kokoh, sehat dan aman, kualitas hidup keluarga penerima manfaat juga akan meningkat.
Bagi Samijan dan keluarganya, dimulainya pengecoran pondasi menjadi awal dari terwujudnya impian memiliki rumah yang layak huni.
Harapan yang selama ini dinanti kini perlahan berubah menjadi kenyataan berkat kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pemerintah desa dan masyarakat.
Pembangunan RTLH tersebut sekaligus menegaskan bahwa TMMD ke-129 bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan masa depan masyarakat.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial, program ini terus menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga Desa Kesongo. (er)






