TNI/POLRI

TMMD 129 Bojonegoro Resmi Dimulai, Kades Kesongo Sebut Dampaknya Sangat Besar

aksesadim01
6793
×

TMMD 129 Bojonegoro Resmi Dimulai, Kades Kesongo Sebut Dampaknya Sangat Besar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260716 WA0018

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Pemerintah desa meyakini program kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan warga ini akan menjadi titik awal percepatan pembangunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan yang berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 itu tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana gotong royong begitu terasa.

Personel Satgas TMMD bersama warga bergandengan tangan mengerjakan berbagai sasaran pembangunan sebagai wujud kebersamaan dalam membangun desa.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengungkapkan rasa syukur karena desanya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan TMMD ke-129.

Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0813 Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah menetapkan Desa Kesongo sebagai sasaran program TMMD tahun ini.

Menurut Kusnadi, berbagai pembangunan yang dikerjakan akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Infrastruktur yang lebih baik diyakini mampu memperlancar mobilitas warga, membuka akses ekonomi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di desa.

Sejumlah sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan jalan cor beton, rehabilitasi ruang kelas sekolah, pembangunan sumur bor, normalisasi sungai, pembangunan drainase, hingga perbaikan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) melalui Program Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding).

Tidak hanya itu, TMMD ke-129 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, pembagian bantuan sembako, edukasi kesehatan, hingga pemberian makanan bergizi sebagai upaya mendukung pencegahan stunting.

Kusnadi menilai perpaduan pembangunan fisik dan program pemberdayaan masyarakat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Desa Kesongo yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan sesuai rencana hingga selesai, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Menurutnya, program ini diyakini akan membawa perubahan besar bagi Desa Kesongo.

Selain memperbaiki kualitas infrastruktur, TMMD juga diharapkan mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat, memperluas akses layanan dasar, serta memperkuat kualitas kesehatan warga.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menyukseskan TMMD ke-129.

Semangat gotong royong yang terus terbangun diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan serta menjadikan Desa Kesongo sebagai desa yang semakin maju dan berdaya saing. (er)