BOJONEGORO – Rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur.
Usai pembukaan program pada Rabu (15/7/2026), masyarakat Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, langsung merasakan manfaat melalui pelaksanaan Pasar Murah Mandiri yang digelar di kawasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kegiatan yang difasilitasi Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro itu menjadi magnet bagi warga.
Sejak pagi hari, masyarakat memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Beragam komoditas seperti minyak goreng, beras, gula pasir, serta kebutuhan pokok lainnya dijual dengan harga lebih rendah.
Kehadiran pasar murah ini dinilai mampu membantu masyarakat menghemat pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat.
Salah seorang warga Dusun Krebet, Desa Kesongo, Ibu Rowin, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah yang menjadi bagian dari rangkaian TMMD ke-129.
Menurutnya, harga sembako yang ditawarkan jauh lebih ringan sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya sangat senang karena bisa membeli minyak goreng dengan harga lebih murah. Kegiatan seperti ini benar-benar membantu warga. Terima kasih kepada Bapak Dandim, Bapak Bupati Bojonegoro, dan semua pihak yang sudah menghadirkan pasar murah untuk kami,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar karena mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Harapan yang sama juga disampaikan Nur Hayati, warga Desa Kesongo. Menurutnya, keberadaan Pasar Murah Mandiri menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Ia berharap berbagai program pemberdayaan yang hadir melalui TMMD dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Selain itu, Nur Hayati menaruh harapan besar terhadap perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat pelayanan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, koperasi tersebut berpotensi menjadi tempat masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
“Semoga Desa Kesongo semakin maju dan KDKMP bisa berkembang menjadi pusat ekonomi masyarakat. Kami berharap koperasi ini menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang sesuai kemampuan warga sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dia menambahkan, posisi strategis Desa Kesongo yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan menjadi peluang besar bagi KDKMP untuk berkembang sebagai pusat perdagangan dan pelayanan ekonomi masyarakat di kawasan sekitar.
Nur Hayati pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, serta seluruh pihak yang telah menghadirkan pasar murah dalam rangkaian TMMD ke-129.
“Pasar murah ini sangat membantu masyarakat. Kami bersyukur bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (er)






