Infotaiment

Profil Reihan, Siswa SMAN 2 Taruna Bojonegoro yang Tembus Paskibraka Nasional

aksesadim01
7834
×

Profil Reihan, Siswa SMAN 2 Taruna Bojonegoro yang Tembus Paskibraka Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260714 WA0060

BOJONEGORO – Di balik penampilan tegap seorang calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional, tersimpan perjalanan panjang yang dipenuhi kerja keras, disiplin, dan pengorbanan.

Kisah itulah yang kini ditorehkan Reihan Nifan Arkana, siswa kelas XI-1 SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur yang berhasil lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 mewakili Provinsi Jawa Timur.

Meski lahir di Kediri pada 30 Mei 2010 dan menghabiskan masa kecil hingga jenjang SMP di Kabupaten Jember, Reihan kini menjadi bagian dari keluarga besar Bojonegoro.

Ia menempuh pendidikan di SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur yang berada di Kabupaten Bojonegoro, sehingga turut membawa nama daerah tersebut ke tingkat nasional.

Keberhasilan Reihan bukanlah hasil yang diraih dalam waktu singkat. Sejak diterima sebagai siswa taruna, ia menjalani kehidupan berasrama dengan aturan disiplin yang ketat.

Rutinitas yang teratur, latihan fisik, pembentukan karakter, hingga pembiasaan hidup mandiri menjadi bagian dari kesehariannya.

Lingkungan pendidikan itulah yang membentuk mental tangguh dan sikap pantang menyerah hingga akhirnya mengantarkannya lolos dalam seleksi Paskibraka Nasional 2026.

Putra sulung pasangan Irfan Susanto dan Nikenoraya Astasagita itu mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya.

Menurutnya, kesempatan menjadi Paskibraka Nasional merupakan anugerah sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah saya merasa sangat bersyukur, bangga, dan bahagia. Yang paling utama saya bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kesempatan ini. Menjadi Paskibraka Nasional adalah sebuah kehormatan besar yang akan selalu saya syukuri,” ujar Reihan.

Dia berharap keberhasilan tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, serta negara.

Seleksi Ketat yang Menguji Fisik, Mental, dan Karakter
Perjalanan menuju Paskibraka Nasional tidaklah mudah.

Reihan harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang menguji kemampuan fisik, kesehatan, akademik, mental, hingga karakter kepemimpinan.

Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya terjadi saat mengikuti proses verifikasi di tingkat pusat.

Pada momen itu, ia bertemu calon Paskibraka dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Pertemuan tersebut menjadi pengalaman berharga karena membuka wawasannya mengenai keberagaman budaya Indonesia.

Dirinya mengenal berbagai adat, kebiasaan, hingga karakter teman-teman seusianya dari berbagai daerah.

Pengalaman tersebut sekaligus memperkuat rasa persatuan serta memperluas jaringan persahabatan yang akan terus dikenangnya.

Di luar kegiatan belajar, Reihan dikenal aktif dalam bidang olahraga, khususnya bola basket.

Sejak masih bersekolah di SMP Negeri 2 Jember, ia telah bergabung bersama Klub Garuda Jember dan mengikuti berbagai kompetisi.

Kemampuan di bidang olahraga menjadi modal penting untuk menjaga kondisi fisik selama mengikuti proses seleksi Paskibraka yang membutuhkan stamina dan daya tahan tinggi.

Selain basket, Reihan juga memiliki kemampuan memainkan stick master, keterampilan yang mulai ia tekuni sejak bersekolah di SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.

Kemampuan tersebut bahkan sempat ditampilkan saat mengikuti tes minat dan bakat dalam tahapan verifikasi nasional.

Saat memiliki waktu luang, ia memilih melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan-jalan, berburu kuliner, mendengarkan musik, menonton film, hingga bermain gim sebagai cara melepas penat setelah menjalani aktivitas yang padat.

Jaga Kondisi Jelang Bertugas
Menjelang pelaksanaan tugas di tingkat nasional, Reihan terus mempersiapkan diri secara maksimal.

Dia rutin menjalani latihan fisik setiap pagi dan sore, menjaga pola makan bergizi, serta menghindari makanan pedas maupun minuman dingin agar kondisi tubuh tetap prima.

Baginya, menjadi anggota Paskibraka Nasional bukan sekadar bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih saat upacara kenegaraan.

Lebih dari itu, ia ingin menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia mampu tampil disiplin, berintegritas, memiliki semangat kebangsaan, dan siap mengabdi kepada negara.

“Saya ingin terus belajar, mengembangkan diri, dan menjadi pribadi yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Keberhasilan Reihan menjadi anggota Paskibraka Nasional 2026 menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bojonegoro sekaligus Jawa Timur.

Prestasi tersebut membuktikan bahwa kerja keras, disiplin dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan generasi muda meraih prestasi hingga tingkat nasional.

Kisah Reihan juga diharapkan menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya agar tidak takut bermimpi besar dan terus berjuang mewujudkan cita-cita melalui dedikasi, latihan, dan komitmen yang kuat. (Er)