BOJONEGORO – Partai puncak cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026 dipastikan menghadirkan duel sengit antara Kecamatan Balen dan Kecamatan Ngraho.
Kedua tim akan memperebutkan gelar juara di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro, pada Selasa (7/7/2026) pukul 15.00 WIB.
Balen memastikan tiket ke final setelah menumbangkan salah satu tim unggulan, Kecamatan Baureno, dengan skor 2-1 pada babak semifinal.
Sementara itu, Ngraho harus berjuang lebih keras sebelum memastikan tempat di laga puncak.
Setelah bermain imbang 1-1 melawan Kecamatan Kepohbaru, Ngraho akhirnya menang melalui drama adu penalti dengan skor 3-2.
Laga final diprediksi berlangsung menarik, kedua tim sama-sama menunjukkan performa impresif sejak babak awal dan kini hanya tinggal selangkah lagi untuk mengukir sejarah sebagai juara sepak bola Porkab II Bojonegoro.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, mengatakan cabang olahraga sepak bola kembali dipertandingkan pada Porkab II setelah absen pada penyelenggaraan Porkab I tahun 2024.
“Pada Porkab pertama lalu, cabang olahraga sepak bola memang tidak dipertandingkan. Tahun ini ada 16 kecamatan yang ikut ambil bagian,” ujar Tonny.
Selain menyajikan laga final sepak bola, persaingan klasemen perolehan medali sementara juga semakin ketat.
Hingga Senin (6/7/2026), Kecamatan Kota Bojonegoro masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 14 medali emas, 14 perak, dan 13 perunggu, mengumpulkan total 97 poin.
Posisi kedua ditempati Kecamatan Dander dengan koleksi 11 emas, 8 perak, dan 11 perunggu atau total 71 poin.
Sementara Kecamatan Kapas berada di peringkat ketiga berbekal 8 emas, 6 perak, dan 5 perunggu dengan total 49 poin.
Adapun Kecamatan Trucuk berada di posisi keempat meski telah mengoleksi 8 medali emas.
Trucuk mengumpulkan tambahan 3 medali perak dan 1 perunggu sehingga total poinnya mencapai 38.
Menurut Tonny, persaingan klasemen masih sangat terbuka karena sejumlah cabang olahraga belum menyelesaikan seluruh pertandingan.
“Persaingan klasemen sementara masih sangat seru. Masih ada beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan, seperti Muay Thai, Kickboxing, Bola Tangan, dan beberapa cabor lainnya,” jelasnya.
Tonny juga menilai dominasi Kecamatan Kota Bojonegoro bukan tanpa alasan. Selain berstatus juara bertahan Porkab I 2024, kontingen Kota Bojonegoro menjadi yang terbesar pada ajang tahun ini.
“Kota Bojonegoro mengirimkan atlet terbanyak dengan mengikuti seluruh 27 cabang olahraga yang dipertandingkan,” ungkapnya.
Porkab II Bojonegoro 2026 sendiri berlangsung hingga 11 Juli mendatang.
Ajang olahraga tingkat kabupaten tersebut mempertandingkan 27 cabang olahraga yang diikuti 3.553 atlet dari 28 kecamatan dan tersebar di 11 venue pertandingan. (er)






