Peristiwa

Sempat Mengeluh Sakit, Warga Cepu Blora Ditemukan Tak Bernyawa di Sumur

aksesadim01
7629
×

Sempat Mengeluh Sakit, Warga Cepu Blora Ditemukan Tak Bernyawa di Sumur

Sebarkan artikel ini
IMG 20260428 WA0044

BLORA – Warga Dukuh Jambe, Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial PL (30) yang ditemukan meninggal dunia di dalam sumur di area persawahan, Senin pagi (27/4/2026).

Peristiwa ini dibenarkan pihak kepolisian, Kapolsek Cepu melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, menyampaikan bahwa laporan pertama diterima dari warga setempat yang menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di dalam sumur.

“Petugas bersama tim medis dari Puskesmas Cepu langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan,” jelasnya.

Dari keterangan sejumlah saksi, sekitar pukul 06.00 WIB korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang sehat dan sempat diantar untuk berobat.

Setelah kembali ke rumah, keluarga kemudian beraktivitas ke ladang seperti biasa.

Namun, sekitar pukul 09.00 WIB, seorang saksi mendengar suara mencurigakan dari arah sumur di area persawahan.

Saat didekati, korban sudah ditemukan dalam kondisi berada di dalam sumur.

Warga pun segera meminta bantuan dan memberi kabar kepada keluarga.

Tim medis yang dipimpin dr. Nana Farida dari Puskesmas Cepu kemudian melakukan pemeriksaan.

Hasil awal menunjukkan korban diduga meninggal akibat kekurangan oksigen, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan depresi dan rutin menjalani perawatan.

Ia juga disebut pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti.

Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa sekaligus mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di lingkungan keluarga.

“Kami menghimbau masyarakat agar lebih peduli. Jika ada anggota keluarga yang mengalami tekanan mental, segera dampingi dan arahkan untuk mendapatkan bantuan profesional,” ujar AKP Midiyono.

Bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan terkait kesehatan mental, dapat mengakses layanan kesehatan terdekat seperti puskesmas atau layanan konseling profesional.

Dukungan dari orang terdekat menjadi langkah awal yang sangat penting. (Er)