Daerah

Nggemblang Jadi Bukti Kearifan Lokal Samin Bojonegoro Masih Terjaga

aksesadim01
8624
×

Nggemblang Jadi Bukti Kearifan Lokal Samin Bojonegoro Masih Terjaga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260614 WA0021

BOJONEGORO – Tradisi Nggemblang kembali digelar masyarakat Samin di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (14/6/2026).

Tradisi turun-temurun yang sarat nilai kebersamaan ini berlangsung meriah dengan kehadiran komunitas jeep yang menggelar kegiatan off-road di kawasan hutan jati sekitar permukiman warga.

Meski dihiasi aktivitas modern, esensi Nggemblang tetap terjaga sebagai tradisi syukur atas hasil panen sekaligus momentum mempererat hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat.

Bagi warga Samin, Nggemblang bukan sekadar perayaan tahunan.

Tradisi ini berakar dari ungkapan “gembelake sanak kadang”, yang bermakna mengumpulkan saudara, kerabat, sahabat, dan handai taulan dalam satu kebersamaan.

Melalui tradisi tersebut, warga saling berbagi makanan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki dan hasil bumi yang diperoleh selama masa panen.

Kegiatan yang biasanya dilaksanakan setelah panen raya itu telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Samin yang hingga kini masih memegang teguh ajaran dan nilai-nilai warisan leluhur.

Bambang Sutrisno, generasi kelima penerus ajaran Samin Surosentiko, menjelaskan bahwa inti dari Nggemblang adalah menjaga dan memperkuat ikatan persaudaraan agar tetap harmonis dari generasi ke generasi.

“Nggemblang bertujuan mempererat hubungan saudara, teman, dan masyarakat. Jangan sampai hubungan persaudaraan itu renggang atau bahkan terputus,” ujar Bambang.

Menurutnya, kehadiran komunitas jeep yang turut memeriahkan acara justru menjadi simbol keterbukaan masyarakat Samin terhadap perkembangan zaman.

Aktivitas tersebut tidak mengurangi nilai maupun filosofi yang terkandung dalam tradisi Nggemblang.

“Adanya kegiatan off-road dari teman-teman komunitas jeep tidak mengubah makna tradisi ini. Nilai kebersamaan dan persaudaraan tetap menjadi yang utama,” katanya.

Lebih dari sekadar perayaan pascapanen, Nggemblang menjadi ruang untuk merawat budaya gotong royong, memperkuat solidaritas sosial, dan menjaga hubungan antarsesama.

Tradisi ini juga menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat tetap hidup, berkembang, dan berjalan selaras dengan berbagai aktivitas modern.

Di tengah arus perubahan zaman, masyarakat Samin di Bojonegoro membuktikan bahwa warisan budaya leluhur tidak hanya dipertahankan, tetapi juga terus diwariskan sebagai identitas dan kekuatan sosial yang menyatukan masyarakat. (er)