Daerah

Tradisi Leluhur Tetap Hidup, Sedekah Bumi di Duwel Kedungadem Bojonegoro Disambut Antusias Warga

aksesadim01
8398
×

Tradisi Leluhur Tetap Hidup, Sedekah Bumi di Duwel Kedungadem Bojonegoro Disambut Antusias Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260525 WA0000

BOJONEGORO – Nuansa kebersamaan dan rasa syukur begitu terasa dalam tradisi Sedekah Bumi yang digelar masyarakat Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (24/5/2026).

Tradisi tahunan yang menjadi warisan budaya leluhur itu kembali digelar sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan rezeki yang melimpah bagi masyarakat desa.

Kegiatan berlangsung di kediaman Jogoboyo Gunarno, Dusun Duwel, dan dihadiri Kepala Desa Duwel Ahmad Rifa’i bersama perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dari berbagai wilayah sekitar.

Sejak siang hari, masyarakat tampak memadati lokasi acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan Sedekah Bumi yang berlangsung khidmat sekaligus meriah.

Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk doa bersama, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga.

Suasana semakin hidup saat panitia menghadirkan kesenian tradisional Langen Tayub “Margo Laras” dari Bluluk, Lamongan.

Penampilan empat sinden, yakni Nyi Wariati, Nyi Retno, Nyi Dita, dan Nyi Suci sukses menghibur warga yang antusias menyaksikan pagelaran budaya tersebut.

Tak sedikit warga yang ikut larut dalam suasana beksan atau tarian tradisional usai doa bersama digelar. Gelak tawa, iringan gamelan, dan nuansa budaya Jawa begitu terasa sepanjang acara berlangsung.

Kepala Desa Duwel, Ahmad Rifa’i, mengungkapkan rasa syukur karena tradisi Sedekah Bumi tahun ini kembali berjalan lancar dan penuh kebersamaan.

“Alhamdulillah masyarakat Desa Duwel masih terus menjaga tradisi leluhur ini. Semoga warga selalu guyub rukun, diberikan keberkahan, dan budaya seperti ini tetap lestari,” ujarnya.

Menurutnya, Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga pengingat pentingnya rasa syukur dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Di tengah perkembangan zaman modern, masyarakat Desa Duwel terus berupaya menjaga budaya lokal agar tidak hilang ditelan waktu.

Tradisi Sedekah Bumi pun menjadi simbol kuat bahwa nilai gotong royong, kekeluargaan, dan penghormatan terhadap warisan leluhur masih hidup di tengah masyarakat Bojonegoro. (er)