TNI/POLRI

Batalyon Yonif TP 885 Gandeng SMPN 1 Dander Guyur Air Bersih ke Warga Sendangharjo Bojonegoro

aksesadim01
3
×

Batalyon Yonif TP 885 Gandeng SMPN 1 Dander Guyur Air Bersih ke Warga Sendangharjo Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260826 WA0002

BOJONEGORO — Ancaman krisis air bersih di musim kemarau kembali memicu aksi kepedulian lintas sektor di Kabupaten Bojonegoro.

Mengingat luasnya wilayah yang terdampak, Yonif TP 885/Belibis Putih berkolaborasi dengan SMPN 1 Dander, BPBD Bojonegoro, serta Dinas Damkar mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga Desa Sendangharjo, Kecamatan Dander, Senin (24/8/2026).

Langkah taktis ini diambil guna meringankan beban warga yang saban tahun harus berjuang mendapatkan air layak konsumsi.

Luasnya wilayah Sendangharjo yang mencapai 952 hektare membuat infrastruktur air minum belum sanggup mengover seluruh pemukiman secara merata.

Pemerintah Desa Sendangharjo menyambut positif gerak cepat pasokan air bersih tersebut.

Sekretaris Desa Sendangharjo mengonfirmasi bahwa keterbatasan sumber air lokal membuat sekitar 1.400 kepala keluarga (KK) sangat bergantung pada pasokan luar saat kemarau tiba.

“Air dari sumber utama di Grogolan belum sepenuhnya menjangkau seluruh RT, terutama pemukiman yang berada di posisi paling ujung jaringan distribusi. Karena itu, pasokan air tangki ini sangat menolong kebutuhan harian warga untuk minum, memasak, dan mandi,” jelasnya.

Selain menyokong kebutuhan fisik warga, kehadiran personel Yonif TP 885/Belibis Putih dalam aksi sosial ini sekaligus menjadi momen perkenalan batalyon baru tersebut kepada masyarakat setempat.

Pemerintah desa berharap sinergi ini berlanjut pada program kemanusiaan lain di masa depan.

Aksi penyaluran air bersih ini terasa makin bermakna dengan keterlibatan aktif elemen sekolah.

Ketua OSIS SMPN 1 Dander, Idza Aliffianto Putra, memanfaatkan momen ini untuk menyerukan gerakan hemat air bagi kalangan muda.

“Air adalah sumber kehidupan utama. Jangan pernah menyepelekan ketersediaan air sebelum kita benar-benar kehilangannya. Mari kita pergunakan air secara bijak,” tegas Idza di sela-sela kegiatan.

Senada dengan OSIS, pihak Pratama Pramuka SMPN 1 Dander menilai pelibatan siswa dalam respon bencana seperti ini sangat efektif membentuk karakter kepedulian sosial sejak dini.

Pramuka SMPN 1 Dander berkomitmen untuk terus menggalang aksi gotong royong serupa, khususnya menyasar kawasan pelosok yang rawan krisis air.

Kolaborasi antara TNI, lembaga pendidikan dan instansi teknis penanggulangan bencana ini menjadi bukti nyata bahwa penanganan dampak kemarau butuh kerja sama kolektif yang berkelanjutan. (Er)