Peristiwa

Pencarian Pendaki di Gunung Sumbing: Ditemukan Tim SAR Tak Bernyawa di Dasar Jurang

aksesadim01
2
×

Pencarian Pendaki di Gunung Sumbing: Ditemukan Tim SAR Tak Bernyawa di Dasar Jurang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260825 WA0030

TEMANGGUNG — Dunia pendakian kembali diselimuti duka, seorang pendaki remaja berinisial DKP (16) asal Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia usai terjatuh ke jurang sedalam 150 meter di kawasan Puncak Sejati, Gunung Sumbing.

Korban yang melakoni pendakian dengan metode tektok (langsung turun tanpa menginap) bersama dua rekannya melalui jalur Basecamp Banaran, Kabupaten Temanggung, sempat dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Kepala BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, mengonfirmasi bahwa rombongan korban tiba di Basecamp Banaran pada Jumat (21/8/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Setelah beristirahat sejenak, ketiganya mulai berjalan menanjak pada pukul 23.30 WIB dalam kondisi fisik yang sehat.

Namun, dinamika di lapangan berubah ketika salah satu rekan korban memilih menyudahi pendakian di area sabana.

Korban bersama satu rekannya yang tersisa tetap melanjutkan perjalanan hingga mencapai Puncak Sejati.

Petaka berawal saat perjalanan turun pada Sabtu (22/8/2026), korban mengambil keputusan berisiko dengan memilih rute yang berbeda dari rekannya di sekitar bawah area puncak.

“Korban terpisah dari rekannya setelah memilih jalur berbeda saat perjalanan turun. Rekannya yang tiba lebih dulu kemudian melapor ke pihak basecamp karena korban tak kunjung sampai hingga Sabtu malam,” terang Totok.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung menerjunkan personel untuk menyisir rute pendakian pada Minggu (23/8/2026) pagi.

Usaha pencarian akhirnya membuahkan hasil pada siang harinya.

“Sekitar pukul 13.20 WIB, posisi korban berhasil terdeteksi di dalam jurang sekitar Puncak Sejati dengan kedalaman kurang lebih 150 meter dalam keadaan meninggal dunia,” tulis rilis resmi BPBD Temanggung.

Proses evakuasi berlangsung cepat, jasad korban tiba di Basecamp Banaran sekitar pukul 13.40 WIB dan langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Temanggung untuk penanganan medis lebih lanjut.

Atas kejadian ini, tim SAR mengingatkan para pendaki agar tak hanya mengandalkan fisik yang prima, namun juga wajib memahami karakteristik jalur, membawa perlengkapan keselamatan yang memadai, tetap berada dalam rombongan, serta pantang menerobos jalur tak resmi. (Lis)