TNI/POLRI

Jalan Cor TMMD Bojonegoro Rampung, Pedagang Bantal Keliling Kini Tak Lagi Kesulitan

aksesadim01
5645
×

Jalan Cor TMMD Bojonegoro Rampung, Pedagang Bantal Keliling Kini Tak Lagi Kesulitan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260811 WA0015

BOJONEGORO – Ada cerita sederhana yang ikut berubah setelah pembangunan jalan cor beton di Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, rampung dikerjakan.

Jalan yang membentang sepanjang 480 meter dengan lebar 3 meter tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Tak hanya menjadi akses utama warga, jalan cor yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 itu juga mulai dimanfaatkan para pedagang keliling.

Salah satunya Suprapto, penjual bantal dan guling keliling.

Dengan dagangannya yang dipikul, ia tampak menyusuri jalan cor tersebut dari satu rumah ke rumah lainnya.

Sesekali Suprapto berhenti di depan rumah warga untuk menawarkan bantal dan guling yang dibawanya.

Kondisi jalan yang kini lebih nyaman membuat aktivitasnya berkeliling mencari pembeli terasa lebih mudah.

“Sekarang sudah tidak terlalu kesusahan. Jalannya sudah bagus, jadi lebih mudah untuk masuk ke lingkungan warga sambil menawarkan dagangan,” kata Suprapto, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, akses jalan yang baik bukan hanya membantu mobilitas warga, tetapi juga memberikan keuntungan bagi pedagang kecil yang mengandalkan sistem berkeliling untuk mencari pelanggan.

“Jalannya sudah mulus, buat pedagang keliling yang berjalan kaki seperti kami ini ya sangat bermanfaat, karena sudah tidak resiko kesandung lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Mundu, Hariyono, menyampaikan bahwa selesainya pembangunan jalan cor menjadi kabar baik bagi masyarakat.

Jalan tersebut dinilai sangat membantu aktivitas warga, terutama dalam mendukung mobilitas sehari-hari.

“Dengan selesainya jalan ini, masyarakat tentu lebih nyaman beraktivitas. Tidak hanya warga yang menggunakan, pedagang keliling juga lebih mudah masuk ke dusun untuk menawarkan dagangannya,” ujar Hariyono.

Ia menambahkan, keberadaan jalan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Dusun Mundu, termasuk memperlancar akses ekonomi warga.

“Jalannya sudah bagus, semoga ekonomi warganya juga semakin bagus,” imbuhnya.

Setiap hari, jalur tersebut mulai menjadi bagian dari denyut kehidupan warga dari aktivitas berangkat bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga pedagang keliling yang datang menawarkan dagangan dari rumah ke rumah.

Pembangunan infrastruktur melalui TMMD ke-129 di Desa Kesongo pun perlahan menunjukkan manfaat nyata.

Jalan yang sebelumnya menjadi bagian dari tantangan mobilitas, kini berubah menjadi akses yang lebih nyaman untuk menggerakkan aktivitas masyarakat. (er)