TNI/POLRI

Pangdivif 2 Kostrad Soroti Media Sosial dan Ekonomi Keluarga Prajurit

aksesadim01
7851
×

Pangdivif 2 Kostrad Soroti Media Sosial dan Ekonomi Keluarga Prajurit

Sebarkan artikel ini
IMG 20260625 WA0025

NGAWI – Di balik tugas berat menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan RI–Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), terdapat keluarga yang turut berjuang dari rumah.

Menyadari pentingnya peran tersebut, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, memberikan perhatian khusus kepada keluarga prajurit Yonarmed 12 Kostrad yang saat ini sedang menjalankan operasi pengamanan perbatasan.

Dalam kunjungannya ke Markas Yonarmed 12 Kostrad di Ngawi, Rabu (24/6/2026), Pangdivif 2 Kostrad menegaskan bahwa keberhasilan tugas para prajurit di daerah operasi sangat dipengaruhi oleh kondisi keluarga yang ditinggalkan di satuan.

Menurutnya, ketenangan hati prajurit yang sedang bertugas akan lebih terjaga apabila keluarga di rumah mampu menjaga keharmonisan, komunikasi, dan kepercayaan satu sama lain.

“Keluarga memiliki peran besar dalam mendukung keberhasilan tugas prajurit. Karena itu, tetaplah menjaga komunikasi yang baik dan saling menguatkan selama masa penugasan berlangsung,” pesan Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun.

Selain memberikan motivasi kepada keluarga prajurit, Pangdivif juga menyoroti kondisi global yang saat ini berdampak pada perekonomian dunia, termasuk kenaikan harga energi akibat dinamika konflik di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar TNI untuk tetap optimistis serta mendukung berbagai program pemerintah demi menjaga ketahanan nasional dan memperkuat kedaulatan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif juga mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga secara bijak.

Berbagai fasilitas dan kesejahteraan yang diberikan negara kepada prajurit diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif dan masa depan keluarga.

Dia secara khusus mengingatkan keluarga prajurit agar menjauhi aktivitas yang berpotensi merugikan kondisi ekonomi rumah tangga, termasuk praktik judi online yang belakangan semakin marak dan berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

“Kesejahteraan yang diberikan negara harus dikelola dengan baik. Persiapkan masa depan keluarga, termasuk rencana memiliki rumah sendiri, karena rumah dinas hanya dapat digunakan selama prajurit masih aktif berdinas,” ujarnya.

Tak hanya soal ekonomi keluarga, Pangdivif juga memberikan perhatian terhadap penggunaan media sosial.

Dirinya menilai perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat menuntut prajurit maupun keluarga TNI untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di ruang digital.

Menurutnya, setiap unggahan, komentar, maupun aktivitas di media sosial harus dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri, keluarga, maupun institusi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan satuan yang tidak hanya berfokus pada kesiapan prajurit di medan tugas, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama keberhasilan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dengan dukungan keluarga yang kuat, para prajurit Yonarmed 12 Kostrad diharapkan dapat menjalankan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL dengan penuh semangat, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab demi menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Fur)