Daerah

Pawai Ta’aruf Purwosari Bojonegoro Meriah, UMKM Lokal Ikut Panen Perhatian

aksesadim01
6679
×

Pawai Ta’aruf Purwosari Bojonegoro Meriah, UMKM Lokal Ikut Panen Perhatian

Sebarkan artikel ini
IMG 20260617 WA0015

BOJONEGORO – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah begitu terasa di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro.

Ratusan peserta dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan dan organisasi Islam memadati jalan poros kabupaten dalam gelaran Pawai Ta’aruf yang berlangsung meriah pada Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kecamatan Purwosari bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Purwosari tersebut menjadi salah satu agenda peringatan Tahun Baru Islam yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Sebanyak 200 peserta yang terbagi dalam 12 regu berjalan kaki dari Masjid Desa Gapluk menuju Kantor Kecamatan Purwosari.

Sepanjang perjalanan, para peserta menampilkan berbagai kreasi menarik. Yel-yel penuh semangat, atribut bernuansa Islami, hingga penampilan yang kreatif berhasil menarik perhatian warga yang berjejer di sepanjang rute pawai.

Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan pun mewarnai jalannya kegiatan.

Camat Purwosari, Ike Widyaningrum, mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi seremoni pergantian kalender Hijriah, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, peristiwa hijrah Rasulullah Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah mengandung banyak pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama semangat untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

“Semangat hijrah mengajarkan kita untuk terus memperbaiki diri dari waktu ke waktu. Kami berharap nilai persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang telah tumbuh di masyarakat dapat semakin kuat,” ungkap Ike.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari panitia, lembaga pendidikan keagamaan, organisasi masyarakat, tokoh agama, hingga warga yang ikut mendukung suksesnya acara.

Menurut Ike, terselenggaranya Pawai Ta’aruf menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus mempererat hubungan sosial.

Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan rasa saling menghormati di tengah keberagaman yang ada.

“Kami berharap seluruh masyarakat Bojonegoro senantiasa mendapatkan keberkahan, perlindungan, dan kehidupan yang harmonis. Mari bersama menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun daerah dengan semangat kebersamaan,” tuturnya.

Tak hanya menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal turut ambil bagian melalui pameran produk yang digelar di sekitar lokasi acara.

Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri sekaligus membuka peluang promosi bagi produk-produk unggulan daerah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang pawai, pembagian doorprize, doa akhir dan awal tahun, serta istighosah bersama yang dipimpin Takmir Masjid Al Muttaqin Desa Purwosari.

Perpaduan antara semarak perayaan, nuansa religius, dan kebersamaan masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Purwosari berlangsung penuh makna.

Harapan akan kehidupan yang lebih baik, damai, dan penuh keberkahan pun mengiringi langkah masyarakat memasuki tahun baru Hijriah. (er)