Daerah

Pasca Operasi Hernia, Lansia di Bojonegoro Tersenyum Lagi Usai Terima Kursi Roda

aksesadim01
8389
×

Pasca Operasi Hernia, Lansia di Bojonegoro Tersenyum Lagi Usai Terima Kursi Roda

Sebarkan artikel ini
IMG 20260802 WA0002.jpg

BOJONEGORO – Senyum bahagia bercampur haru terpancar dari wajah As’ad (81), warga Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, saat menerima bantuan kursi roda di kediamannya, Jum’at (31/7/2026).

Bantuan tersebut menjadi secercah harapan baru setelah dirinya hanya bisa terbaring di tempat tidur sejak menjalani operasi hernia sekitar sebulan lalu.

Selama masa pemulihan, aktivitas As’ad sangat terbatas. Kondisinya semakin memprihatinkan karena sang istri juga tengah mengalami gangguan kesehatan.

Pasangan lansia tersebut tinggal bersama dua cucunya yang turut merawat mereka sehari-hari.

Kursi roda yang disalurkan melalui kolaborasi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menjadi solusi nyata untuk membantu mobilitas As’ad, terutama saat menjalani kontrol dan pengobatan.

Sebelum bantuan diberikan, Tim Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Balen lebih dahulu melakukan asesmen langsung ke rumah penerima manfaat.

Hasil pendataan menunjukkan bahwa As’ad sangat membutuhkan alat bantu mobilitas karena seluruh aktivitasnya masih bergantung pada keluarga.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, mengatakan sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial menjadi langkah efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang bersifat mendesak, terutama yang belum dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, kolaborasi seperti ini mampu mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial sehingga bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kolaborasi menjadi kunci penting untuk menjembatani penanganan kebutuhan warga yang bersifat mendadak dan belum tercover dalam APBD,” ujarnya.

Agus berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga sekaligus memudahkan aktivitas harian As’ad selama menjalani proses pemulihan.

Sementara itu, perwakilan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Driarso, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.

Ia menyebut pihaknya siap bergerak cepat ketika terdapat kebutuhan mendesak, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan namun belum dapat difasilitasi melalui anggaran pemerintah.

“Penyaluran kursi roda untuk Bapak As’ad merupakan wujud ikhtiar bersama agar penerima manfaat segera terbantu. Kami berharap kolaborasi kebaikan ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Bojonegoro,” katanya.

Bagi As’ad, bantuan tersebut memiliki arti yang sangat besar.

Dia mengaku kini memiliki harapan untuk kembali beraktivitas meski masih dalam masa pemulihan pascaoperasi.

“Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro dan Inisiatif Zakat Indonesia atas bantuan kursi roda ini. Sejak operasi hernia, saya hanya bisa berbaring di tempat tidur. Bantuan ini sangat membantu mobilitas saya dan meringankan beban keluarga,” ungkapnya.

Kisah As’ad menjadi gambaran bahwa kepedulian tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar.

Respon cepat terhadap kebutuhan warga yang benar-benar mendesak juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara Dinsos Kabupaten Bojonegoro dan Inisiatif Zakat Indonesia pun menjadi contoh bagaimana sinergi lintas sektor mampu menghadirkan solusi yang cepat, tepat sasaran, serta membawa harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. (er)