BOJONEGORO – Program beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tahap II tahun 2026 terus menunjukkan perkembangan.
Hingga Kamis (5/11/2026), sebanyak 2.567 penerima beasiswa lanjutan telah terealisasi.
Namun, masih ada 581 calon penerima baru yang harus menunggu proses penerbitan Surat Keputusan (SK).
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bojonegoro dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Berbagai kategori beasiswa disiapkan untuk membantu pelajar dan mahasiswa, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, mengungkapkan bahwa ribuan penerima beasiswa lanjutan tersebut tersebar dalam empat kategori program.
Rinciannya, sebanyak 24 orang merupakan penerima beasiswa pondok pesantren, 366 orang penerima beasiswa keluarga miskin, 269 orang penerima beasiswa scientist, serta 1.908 orang penerima program Sepuluh Sarjana per Desa.
Dari data tersebut, program Sepuluh Sarjana per Desa menjadi kategori dengan jumlah penerima lanjutan paling besar, yakni mencapai 1.908 orang.
Sementara itu, untuk kategori penerima baru, masih terdapat 581 calon penerima yang sedang menunggu penyelesaian administrasi berupa penerbitan SK.
Jumlah tersebut terdiri atas 15 calon penerima beasiswa pondok pesantren, 488 calon penerima beasiswa keluarga miskin, serta 78 calon penerima beasiswa tugas akhir.
Dengan demikian, beasiswa keluarga miskin menjadi kategori dengan jumlah calon penerima baru terbanyak yang saat ini masih menunggu proses penetapan.
Anwar Mukhtadlo meminta para calon penerima beasiswa baru agar tidak khawatir dan tetap bersabar menunggu proses administrasi yang sedang berlangsung.
Dia menegaskan, Dinas Pendidikan terus mengupayakan agar seluruh tahapan dapat segera diselesaikan.
Dengan begitu, bantuan pendidikan tersebut bisa disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat sesuai tujuan program.
“Kami mohon calon penerima beasiswa untuk bersabar karena seluruh tahapan masih terus diproses. Kami berupaya agar proses ini segera selesai sehingga beasiswa dapat terealisasi dengan tepat dan memberikan manfaat bagi para penerima,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).
Program beasiswa ini menjadi salah satu bentuk dukungan Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Tidak hanya membantu masyarakat kurang mampu, program tersebut juga memberikan ruang bagi santri, mahasiswa berprestasi di bidang sains, hingga mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir untuk memperoleh dukungan pendidikan.
Melalui keberlanjutan program beasiswa ini, Pemkab Bojonegoro berharap semakin banyak masyarakat mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan hingga jenjang lebih tinggi.
Di sisi lain, percepatan proses administrasi bagi 581 calon penerima baru menjadi hal yang dinantikan.
Sebab, realisasi bantuan tersebut diharapkan dapat segera membantu kebutuhan pendidikan sekaligus meringankan beban biaya yang harus ditanggung penerima. (er)






