Peristiwa

Kejaran Polisi Berujung Kecelakaan, Terduga Curanmor di Gresik Tewas di JLU Lamongan

aksesadim01
×

Kejaran Polisi Berujung Kecelakaan, Terduga Curanmor di Gresik Tewas di JLU Lamongan

Sebarkan artikel ini
IMG 20261103 WA0011

LAMONGAN – Pelarian seorang pria yang diduga terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berakhir tragis.

Pria berinisial FF (36), warga Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pintu Jalan Lingkar Utara (JLU) Timur, Kabupaten Lamongan, Selasa (3/11/2026) dini hari.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, tepatnya di Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan.

Kejadian ini dibenarkan Kasat Lantas Polres Lamongan AKP I Made Hadi Krisna W., S.Tr.K., S.I.K., melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd.

Berdasarkan informasi awal kepolisian, FF diduga merupakan pelaku pencurian sepeda motor yang sebelumnya beraksi di wilayah Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.

Saat kejadian, pria tersebut tengah dalam pengejaran polisi bersama warga.

Dalam pengejaran tersebut, FF mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi W 2558 BN dari arah timur menuju barat.

Namun, saat melintasi kawasan perbatasan jalur lingkar utara, pengendara diduga melaju dengan melawan arus lalu lintas.

Situasi tersebut berujung kecelakaan ketika sepeda motor yang dikendarainya menabrak median Pintu JLU Timur.

Benturan keras mengakibatkan FF mengalami luka serius di bagian kepala. Nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas yang tiba di lokasi kemudian melakukan penanganan serta mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Nasrul Ummah Lamongan.

Sementara itu, sepeda motor Honda Beat yang mengalami kerusakan pada bagian depan telah diamankan di Polsek Duduksampeyan.

Kendaraan tersebut menjadi barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan terkait dugaan tindak pidana curanmor yang mendahului peristiwa kecelakaan.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk mengungkap dugaan pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan FF.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap situasi di jalan raya.

Proses pengejaran terhadap terduga pelaku tindak pidana tetap harus memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan seluruh pihak yang terlibat.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi serta fakta-fakta di balik kejadian tersebut. (fs)