Infotaiment

Logo HJB ke-349 Segera Diluncurkan, Ini 3 Kreator Bojonegoro Pemenangnya

aksesadim01
×

Logo HJB ke-349 Segera Diluncurkan, Ini 3 Kreator Bojonegoro Pemenangnya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260921 WA0027

BOJONEGORO – Kreativitas warga lokal berhasil mencuri perhatian dalam Lomba Desain Logo Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 Tahun 2026.

Dari 112 peserta yang mendaftar, tiga kreator akhirnya ditetapkan sebagai pemenang oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Mereka adalah Ahmad Aziz Saputra dari Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk yang meraih Juara 1, Muhamad Ilmi Baihaqi dari Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor sebagai Juara 2, serta Hary Wahyu Utomo dari Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander yang menempati Juara 3.

Yang membuat kemenangan Ahmad Aziz Saputra semakin istimewa, karya yang dibuatnya tidak sekadar menjadi pemenang lomba.

Desain tersebut ditetapkan sebagai logo resmi Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Tahun 2026.

Logo karya Ahmad rencananya diperkenalkan kepada masyarakat pada Rabu, 23 September 2026.

Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menjelaskan proses penetapan pemenang dilakukan melalui tahapan seleksi dan penilaian oleh dewan juri.

“Dari 112 pendaftar lomba desain logo HJB ke-349, disaring menjadi 10 besar yang saat ini sudah ditetapkan tiga pemenang. Karya Juara 1 nantinya digunakan sebagai logo resmi HJB ke-349 dan rencananya akan kami launching besok Rabu,” ujar Elzadeba.

Menurutnya, dewan juri menggunakan sejumlah indikator dalam menentukan karya terbaik.

Penilaian mencakup empat aspek utama, yakni kesesuaian desain dengan tema HJB ke-349 sebesar 30 persen, estetika 30 persen, orisinalitas 20 persen, serta kemampuan desain untuk diterapkan pada berbagai media sebesar 20 persen.

Lomba desain logo HJB ke-349 sendiri mengangkat tema “Berdaya Saing dan Bertransformasi Menuju Bojonegoro Adil dan Makmur.”

Melalui lomba tersebut, peserta ditantang menghasilkan logo yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sederhana, artistik dan mudah diaplikasikan pada berbagai kebutuhan.

Aspek orisinalitas juga menjadi perhatian penting. Setiap desain wajib merupakan hasil kreativitas peserta sendiri.

Karya yang mengandung unsur SARA, menjiplak desain yang sudah ada, maupun dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI) tidak diperbolehkan.

Selain menjadi ajang adu kreativitas, lomba ini juga memberikan apresiasi berupa hadiah uang kepada para pemenang.

Juara 1 berhak memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, Juara 2 mendapatkan Rp3 juta, sedangkan Juara 3 menerima Rp2,5 juta.

Pajak atas hadiah tersebut menjadi tanggungan masing-masing pemenang.

Dengan ditetapkannya karya Ahmad Aziz Saputra sebagai logo resmi, desain tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari identitas visual berbagai rangkaian peringatan Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Tahun 2026. (er)