TNI/POLRI

Kolaborasi TNI Pemkab Bojonegoro Digeber, TMMD 129 Segera Dimulai

aksesadim01
7555
×

Kolaborasi TNI Pemkab Bojonegoro Digeber, TMMD 129 Segera Dimulai

Sebarkan artikel ini
IMG 20260623 WA0053

BOJONEGORO – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai memantapkan persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026.

Langkah tersebut ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh agenda kegiatan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Gedung Ahmad Yani Makodim 0813 Bojonegoro, Selasa (23/6/2026), menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD.

Program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” itu dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Tahun ini, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, ditetapkan sebagai lokasi sasaran program terpadu dan lintas sektoral tersebut.

Berbagai kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik akan digelar guna mendorong percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Surahmat, menjelaskan bahwa rapat koordinasi menjadi tahapan penting untuk menyelaraskan persepsi sekaligus mematangkan seluruh rencana kegiatan sebelum TMMD dimulai.

Menurutnya, agenda yang dibahas mencakup pembangunan infrastruktur desa, kegiatan penyuluhan, pelayanan masyarakat, hingga program pemberdayaan yang bertujuan memperkuat kapasitas warga di tingkat desa.

“Koordinasi ini sangat penting agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Semua pihak harus memiliki pemahaman yang sama terkait target dan pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada perencanaan yang matang, tetapi juga ditentukan oleh kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.

Semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Keterlibatan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai pekerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang dilakukan.

Kapten Inf Surahmat menegaskan bahwa TMMD adalah bentuk kolaborasi bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan kawasan pedesaan.

Melalui program ini, berbagai kebutuhan masyarakat diharapkan dapat terjawab, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas hidup warga.

“Harapannya, TMMD tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto bersama jajaran.

Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bojonegoro Dr. Kusnandaka Tjatur Prasetijo, M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Djoko Lukito, S.Sos., MM., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan mampu menjadi motor percepatan pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro. (er)