LAMONGAN — Komitmen memberantas penyalahgunaan narkotika ditegaskan Komando Distrik Militer (Kodim) 0812/Lamongan.
Seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan satuan tersebut mengikuti Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), yang dilanjutkan dengan pemeriksaan urine secara mendadak, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0812/Lamongan itu menjadi langkah preventif sekaligus deteksi dini untuk memastikan personel terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak boleh dianggap sepele.
Bagi prajurit, penyalahgunaan narkotika bukan hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum, tetapi juga dapat berdampak terhadap moral, kehidupan keluarga, kedisiplinan, hingga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Prajurit Kodim 0812/Lamongan harus mampu menjadi contoh dan garda terdepan di tengah masyarakat, bukan justru memberikan teladan yang buruk. Tidak ada ruang dan tidak ada toleransi atau zero tolerance bagi siapa pun yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar,” tegas Dandim.
Ia juga meminta seluruh anggota memperkuat ketahanan keluarga dan lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan.
Menurutnya, kepedulian antarpersonel menjadi salah satu kunci untuk mencegah anggota terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
“Benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba adalah diri sendiri dan keluarga. Karena itu, mari saling menjaga dan mengingatkan agar tidak ada anggota yang terjerumus,” pesannya.
Setelah sosialisasi, pemeriksaan urine dilakukan secara acak dan transparan.
Proses pemeriksaan mendapat pengawasan dari Staf Intelijen bersama personel Pos Kesehatan Kodim 0812/Lamongan.
Hasilnya, seluruh personel yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif dari indikasi penggunaan narkotika.
Kodim 0812/Lamongan menegaskan bahwa kegiatan P4GN akan terus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan satuan yang bersih dari narkoba.
Pencegahan tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan internal.
Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga soliditas dan integritas personel, sehingga setiap prajurit Kodim 0812/Lamongan dapat menjalankan tugas pengabdian secara profesional serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lamongan. (fs)











